Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
PT KAI Daop 8 targetkan 300.000 pengunduh aplikasi KAI Access
Salah satu pejabat PT KAI Daop 8 Surabaya hendak menyuguhkan kopi untuk penumpang di acara Ngopi Bareng KAI, Selasa sore (30/01/2018). Foto-Eld
Bisnis

PT KAI Daop 8 targetkan 300.000 pengunduh aplikasi KAI Access 

LENSAINDONESIA.COM: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menargetkan 300.000 pengunduh untuk transaksi tiket melalui aplikasi KAI Access yang diluncurkan setahun lalu. Hingga saat ini, jumlah pengunduh aplikasi tersebut sudah mencapai 100.000 pengguna.

Senior Manager Angkutan PT KAI Daop 8 Raden Agus Dwinanto Budiadji mengatakan, saat ini penumpang sudah mulai banyak menggunakan aplikasi tersebut untuk memperoleh tiket kereta api.

“Dari catatan kami, pemesan lewat aplikasi (beragam aplikasi pemesanan tiket kereta api), sekitar 70%, dan sisanya memilih cara manual. Dan untuk pemesan via aplikasi KAI Acces sudah sekitar 10%,” papar Agus saat dikonfirmasi Lensaindonesia.com, Selasa (30/01/2018).

Dari sisi jumlah penumpang, lanjut Agus, selama 2017 telah mengangkut sebanyak 10,4 juta penumpang, atau melebihi target akhir tahun sebanyak 10 juta penumpang.

“Untuk akhir tahun ini, kami menargetkan mampu mengangkut sebanyak 10.920.000 penumpang atau naik 5% dibanding realisasi tahun 2017 lalu. Untuk mencapai target tersebut, kami berencana mendatangkan dua kali kereta api. Kedua kereta api tersebut diperkirakan melayani rute Yogyakarta dan Jakarta. Rute tersebut banyak dipilih karena saat ini banyak penumpang menuju di duate tersebut,” tandas Agus.

Untuk pendapatan persero, kurun waktu tahun 2017 PT KAI Daop 8 berhasil meraup Rp836 miliar atau melampaui target akhir tahun sebesar Rp764 miliar.

“Tahun ini kami proyeksikan lonjakan pendapatan Rp50 miliar atau Rp886 miliar,” ucap Agus.

PT KAI promosikan kopi Indonesia asli

PT KAI Daop 8 Surabaya juga menggelar program Ngopi Bareng KAI di wilayah kerjanya. Seperti yang disampaikan Manajer Humas PT Kereta Api Daop 8 Surabaya, Gatut Sutiyatmoko bahwa pihaknya hendak mempromosikan kopi asli Indonesia.

“Program ini digelar dengan menggandeng Komunitas Kopi dan PT Reska Multi Usaha (anak perusahaan PT KAI). Program ini bertujuan untuk mengembangkan industri kopi di Indonesia saat ini mulai dari ‘coffee shop’ hingga kedai kopi kecil penggunaan biji kopi asli Indonesia masih minim,” terang Gatut.

Baca Juga:  Tiga penghargaan disabet Arc by Crown Group di ajang 2019 MBA Awards

Program Ngopi Bareng KAI digelar selama dua hari yakni dimulai hari ini hingga Rabu (31/01/2018).

“Kami menyuguhkan kopi gratis bagi 100 penumpang pertama. Syaratnya cukup menunjukkan aplikasi KAI Access generasi terbaru yang sudah terpasang di handset penumpang tersebut,” tegas Gatut.

Program Ngopi Bareng KAI ini digelar di 13 stasiun. Diantaranya Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Cirebon, Tegal, Semarang Tawang, Purwokerto, Tugu Yogyakarta, Solo Balapan. “Di wilayah Daop 8 Surabaya antara lain di Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, dan Jember.@Eld-Licom