LENSAINDONESIA.COM: Masih ingat kasus dugaan pelecehan seksual oleh perawat National Hospital Surabaya? Kali ini, isteri dari perawat Zunaidi, Winda Rimawati melaporkan korban pelecehan seksual Widya ke Badan Reserse Kriminal Polri.

Kuasa hukum Winda, Sukendar mengatakan, yang menjadi permasalahan adalah video yang beredar di Instagram. Video tersebut menampilkan Zunaidi yang mengaku melakukan pelecehan seksual terhadap W, kemudian Zunaidi pun meminta maaf pada W dan keluarganya.

“Video yang diunggah di Instagram, dilaporkan dengan UU ITE Pasal 27 dan 28,” ujar Sukendar saat dikonfirmasi, Minggu (11/2/2018).

Winda menyatakan dalam video yang tersebar, suaminya dipaksa mengaku telah melakukan pelecehan seksual. Padahal menurutnya, suaminya sedang memasang alat kesehatan. Adapun yang tertuang dalam BAP merupakan pengakuan terpaksa.

“Itu karena suami saya ditekan dan ada intimidasi dari ibu Widya (korban pelecehan), sebenarnya ada di video viral itu tapi di edit, dan diviralkan oleh pasien,” kata Winda.

Pelaporan tersebut dilakukan pada Jumat (9/2/2018). Namun, Bareskrim baru mengeluarkan nomor laporan polisi pada Sabtu (10/2/2018) malam.

Kasus pelecehan seksual terjadi pada Selasa (23/1/2018) lalu usai Widya menjalani operasi. Ternyata pengakuan Zunaidi direkam dan diunggah korban di akun Instagramnya. Zunaidi sudah dipecat dari National Hospital Surabaya dan ditetapkan jadi tersangka. @rpl/licom