Pendukung Khofifah Indar Parwansa-Emil Emilelistianto Dardak meneriakkan yel yel "Biyen Pakde saiki Bude ....biyen Pakde saiki Bude .." di halaman Hotel Mercure Surabaya tempat dilangsungkanya proses pengundian nomor urut pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur, Selasa (13/02/2018) FOTO: Yani
Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Aksi ‘perang’ yel-yel mewarnai proses pengundian nomor urut pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur yang di gelar oleh KPU di Hotel Mercure Surabaya, Selasa (13/02/2018).

Aksi seru dipertunjukkan pendukung pasangan cagub-cawagub Khofifah Indar Parwansa-Emilelistianto Dardak yang mayoritas adalah ibu-ibu Muslimat NU.

Para ibu-ibu berpakaian serba putih tersebut memainkan rebana di depan hotel sembari mengumandangkan Sholawat Badar.

Dengan penuh ceria dan semangat mereka menyikan yel-yel “Biyen Pakde saiki Bude ….biyen Pakde saiki Bude …Ibu Khofifah ibu e dewe. Wea wayahe ibu Khofifah….Khofifah-Emil pilihan kita,” seru mereka.

Maksud dari kalimat “Biyen Pakde saiki Bude” adalah bila dulu Gubernurnya Pakde Karwo (Soekarwo) sekarang adalah Bude Khofifah.

Aksi ibu-ibu Muslimat ini memancing reakasi sekumpulan pendukung pasangan cagub-cawagub Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno yang berada tak jauh dari pintu hotel. Tak ingin kalah seru, pendukung

sementara itu, sekumpulan pendukung Gus Ipul-Puti yang mayoritas dari PKB dan PDIP pun membalas dengan yel-yel “Gus Ipul Mbak Puti…. Gus Ipul Mbak Puti…. Gus Ipul Mbak Puti…. Biyen pakde saiki Gus Ipul,”

Aksi saling balas yel-yel ini mengiringi proses pengundian nomor urut pasangan cagub-cawagub yang berlangsung di dalam Hotel Mercure.@sarifa