Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Aliando demo di depan Istana tolak Permenhub 108 Tahun 2017
Ilustrasi.
HEADLINE JAKARTA

Aliando demo di depan Istana tolak Permenhub 108 Tahun 2017 

LENSAINDONESIA.COM: Ribuan demonstran driver online memadati jalan depan Istana Negara sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya menolak Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Umum Tidak Dalam Trayek, Rabu (14/2/2018). Sayangnya, aksi mereka ini masih belum membuahkan keputusan yang memuaskan.

Andrian selaku Koordinator Aliando (Aliansi Driver Online) menyatakan aksi ini diikuti oleh gabungan driver online dari seluruh Indonesia. Mereka berdemonstrasi hingga sore tadi. “Kami disini menolak PM 108. Kami anggap ini cacat hukum,” tuturnya.

Setelah seharian berdemo, akhirnya lima perwakilan Aliando diterima. Mereka keluar sekitar pukul 16:30 WIB dengan didampingi Eko Sulistyo, Deputi IV Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP), Nudi Setiyadi, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, dan Semuel Abrijani, Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika).

Sayangnya, baik Eko maupun Budi tak membeberkan hasil pertemuannya dengan lima wakil Aliando tersebut. Hanya saja, Eko menyatakan hasil pertemuan tidak bisa diputuskan pada hari ini karena permasalahan yang ada harus dimengerti. Juga karena diperlukan lintas lembaga untuk mengatasinya. Jadi masalah itu tidak hanya menjadi urusan kementerian Perhubungan, tapi juga OJK, Organda, Jasa Raharja dan lainnya

“Mohon bersabar, saya juga mohon maaf,” sambungnya. “Jadi sesuatu yang harus diperjuangkan harus ada kompromi ini yang akan dilakukan kementerian, KSP, dan kalian. Saya akan mengawal proses ini.”