Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Oknum Sipir Lapas Porong divonis 9,5 tahun penjara
Arwin Rahmadha, oknum Sipir Lapas Porong yang divonis 9.5 tahun penjara karena terlibat peredaran narkoba (rofik)
HEADLINE JATIM RAYA

Oknum Sipir Lapas Porong divonis 9,5 tahun penjara 

LENSAINDONESIA.COM: Arwin Rahmadha (33) oknum Sipir Lapas Porong yang jadi terdakwa kepemilikan narkoba 21,19 gram, Rabu (14/2/2018), divonis 9,5 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar dengan subsider 3 bulan kurungan.

Selama menjalani sidang, oknum Sipir Lapas Porong Sidoarjo ini selalu menggelengkan kepala saat Ketua Majelis Hakim I Wayan Sosiawan membacakan amar putusan. “Setelah mendengarkan keterangan saksi dan bukti-bukti, terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 114 ayat (2) Undang-undang RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika,” terang Hakim Wayan.

“Mengadili terdakwa Arwin Rahmadha dengan pidana selama 9 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 3 bukan kurungan,” tambah Hakim Wayan dalam membacakan amar putusan.

Vonis yang dijatuhkan terhadap terdakwa lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ratna Fitri Hapsari dari Kejati Jatim yang pada sidang sebelumnya menuntut 14 tahun penjara. “Hukuman kamu sudah kami kurangi, masih untung Jaksa hanya menuntut 14 tahun, sebagai penegak hukum, seharusnya dituntut hukuman mati atau seumur hidup,” papar Hakim Wayan.

Mendapat vonis tersebut, terdakwa mengaku masih pikir-pikir setelah berkoordinasi dengan kuasa hukumnya. Hal tersebut juga diungkapkan JPU Ratna Fitri Hapsari. “Kami juga pikir-pikir yang mulia,” ujar JPU Ratna.

Perlu diketahui, terdakwa dibekuk anggota BNNP Jatim, Sabtu (15/7/2017) di parkiran RSUD Sidoarjo Jl Mojopahit, yang disimpan dalam bungkus rokok setelah menerima paket sabu seberat 21,19 gram yang diakui disuruh Andrew Sugara (Terpidana) yang mendekam di Lapas Porong. @rofik

Baca Juga:  Ratih ditahan, Lucy Kurniasari ditunjuk jadi Plt Ketua Partai Demokrat Surabaya