Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Wow! Ternyata Risma sering tidur di Makam Sunan Bungkul
Wali kota Surabaya, Tri Rismaharini foto selfie bersama warga di Taman Bungkul. FOTO: istimewa
HEADLINE JATIM RAYA

Wow! Ternyata Risma sering tidur di Makam Sunan Bungkul 

LENSAINDONESIA.COM: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku sering tidur di area makam Sunan Bungkul.

Tiduran di area makam ini biasanya ia lakukan usai berziarah sambil sholat subuh.

“Saya kalau habis subuh sering ziarah makam-makam, saya sering tiduran di area makam Sunan Bungkul, kalau nggak percaya, tanya petugasnya,” ungkap Risma saat pembukaan Musyawarah Kerja Cabang Nahdlatul Ulama Kota Surabaya 2018, Sabtu (04/03/2018).

Pengakuan Risma ini pun membuat para undangan Muskercab NU Kota Surabaya terkejut. Sebab meraka tidak menduga seorang wali kota memiliki kebiasaan unik, tiduran di area makam usai subuh.

Di sela pembukaan Muskercab NU Kota Surabaya itu Risma juga berjanji tidak akan kelupaan lagi untuk merenovasi area Makam Sunan Bungkul yang saat ini telah menjadi salah satu obyek wisata religi yang banyak dikunjungi peziarah dan wisatawan.

Risma mengakui bila selama ini dirinya sering lupa untuk memperbaiki makam Sunan Bungkul Surabaya, meskipun sudah dimasukkan daftar anggaran Pemerintah Kota Surabaya.

“Saya kalau ketemu KH Sholeh Kosim sering malu dan takut di tagih janji soal perbaikan makam Sunan Bungkul. Saya nggak tahu kenapa, sering lali (lupa). Padahal anggarannya ada, bikin desain satu tahun nggak jadi,” ungkapnya saat pembukaan Musyawarah Kerja Cabang Nahdlatul Ulama Kota Surabaya 2018, Sabtu (04/03/2018).

Dalam rencana perbaikan tersebut, Risma juga mengaku seringkali di surati oleh KH Sholeh Kosim. “Saya disurati hingga delapan lembar, dan dalam suratnya, mengatkan yang bisa membongkar makam Mbah Bungkul adalah cucu Mbah Bungkul, dan saya adalah salah satu putunya (cucunya),” ujarnya.

Oleh karena itu, ia berjanji akan segera memperbaiki makam mbah Bungkul, sebab selain hal tersebut sudah direncanakan lama, dia juga suka wisata religi.

Baca Juga:  Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron dikabarkan meninggal dunia

Selain itu, ia juga menyerahkan sepenuhnya design makam mbah Bungkul pada warga Nahdliyin Surabaya, dan Pemerintah Kota Surabaya menyatakan siap membuat anggaran untuk perbaikan area tersebut.

Sementara itu, sebelum memberikan doa, KH Sholeh Kosim menceritakan bahwa Tri Rismaharini adalah anak cucu ulama NU, pada zaman Presiden Soekarno, kakek Tri Risamharini adalah KH Fattah Yasin. “Beliau adalah salah satu Menteri penghubung Ulama,” ungkapnya.@fredy