Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.   
Panwaslu Surabaya nyatakan Khofifah tidak melanggar kampanye
Ketua Panwaslu Kota Surabaya, Hadi Margo Sambodo. FOTO: LICOM
HEADLINE DEMOKRASI

Panwaslu Surabaya nyatakan Khofifah tidak melanggar kampanye 

LENSAINDONESIA.COM: Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Surabaya menyatakan tidak menemukan pelanggaran atau unsur pidana pemilu terkait kunjungan Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa di Gereja Mawar Sharon pada, Rabu 28 Februari 2018 lalu.

Panwaslu juga menyatakan, bahwa berita di salah satu media online yang memuat pernyataan Komisioner Panwaslu Kota Surabaya Bidang Hukum Novli Fernando Thyssen yang menyebut Khofifah diduga melanggar kampanye adalah pernyataan di luar keputusan lembaga Panwaslu Kota Surabaya, karena tidak memenuhi tata cara dan prosedur dalam menyusun laporan serta temuan hasil pengawasan secara administrasi yang diatur dan alat bukti yang tepat baik secara formil maupun materiil untuk bisa ditindaklanjuti.

Ketua Panwaslu Kota Surabaya, Hadi Margo Sambodo menyampaikan, berdasarkan hasil pengawasan Panwascam Sukomanunggal pada kegiatan kunjungan Khofifah di Gereja Mawar Sharon Jl Raya Sukomanunggal 03 Maret 2018, Nomor: 58/Bawaslu-Prov Jl-38.24/TU/III/2018 yang dituangkan dalam berita acara pleno, bahwa dalam kunjungan itu tidak ditemukan pelanggaran atau unsur pidana pemilu.

“Kedua, kunjungan Paslon nomor 1 dalam rangka silaturahmi ke para pemuka agama. Ketiga, kunjungan tersebut membahas tentang kekerasan anak terhadap orang tua maupun sebaliknya. Dan ke empat, bahwa dalam hal ini, kami memutuskan bahwa paslon nomor 1 tidak melakukan kampanye sebagaimana yang diberitakan sebelumnya,” ungkap Hadi Margo dalam keterangan pers di Kantor Panwaslu Kota Surabaya, Senin (05/03/2018).

Hadi menegaskan, berdasarkan keterangan tersebut, bahwa syarat material dan syarat formil serta alat bukti yang disampaikan Novli tidak memenuhi syarat dan tidak bisa ditindaklanjuti.

“Pernyataan saudara Novli Bernado Thyssen di media merupakan pernyataan pribadi. Pernyataan itu tidak menjadi pernyataan resmi Panwaslu Kota Surabaya,” tandasnya.

Hadi mengatakan, bahwa pernyataan tersebut akan ditembuskan ke Bawaslu Jatim dan Bawaslu pusat untuk segera ditindaklanjuti.@iwan

Baca Juga:  Bupati dan Forkopimda Jombang gelar silaturahim dengan mahasiswa Papua