Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai menangkap seorang kurir dan menembak mati bandar narkoba yang menyelundupkan sabu dan ekstasi dari Malaysia ke Indonesia. Edy alias Aris alias Haris diringkus, sedangkan sang bandar NG Eng alias Piter ditembak dan tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari, mengatakan tersangka Piter terpaksa ditembak petugas yang melakukan penangkapan di Hotel Haris, Pontianak. Warga Malaysia itu terpaksa ditembak karena terus melawan petugas saat hendak disergap.

“Piter berusaha melarikan diri dan melawan petugas sehingga petugas BNN di lokasi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur. Dalam perjalanan ke rumah sakit, nyawa bandar narkoba asal malaysia itu tak tertolong. Saat ini jasadnya berada di RSUD Soedarso Pontianak,” papar Irjen Armand Depari, Rabu (14/3/2018).

Menurutnya, penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya penyelundupan narkoba jenis sabu kristal dan ekstasi dari Kuching Malaysia yang hendak diselundupkan ke Indonesia melalui perbatasan tidak resmi, Sanggau, Kalimantan Barat.

Petugas BNN dan Bea Cukai langsung melakukan penyelidikan di lintas Trans Kalimantan dan berhasil mengamankan Edy yang merupakan kurir dalam penyelundupan narkoba lintas negara ini. Barang bukti yang diamankan adalah 30.000 pil ekstasi, dua kilogram sabu, dua ponsel dan satu mobil.

Dari keterangan Edy diperoleh nama Piter yang diketahui berada di Hotel Haris. Secepatnya dilakukan pengembangan dan Piter yang tercatat sebagai tamu di hotel itu langsung disergap. “Namun, dia melawan dan berusaha kabur dari kepungan sehingga terpaksa ditindak tegas,” pungkas Irjen Arman Depari. @LI-15