Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Polsek Gubeng cokok dua pengedar sabu Surabaya
Dua pengedar sabu yang diciduk petugas Polsek Gubeng (rofik)
HEADLINE

Polsek Gubeng cokok dua pengedar sabu Surabaya 

LENSAINDONESIA.COM: Unit Reskrim Polsek Gubeng, Surabaya, membekuk dua pengedar sabu dari dua tempat berbeda. Masing-masing Ainul Rocman (24) warga Jl Manyar Sambongan dan Iwan Ahmad Sanusi (21) warga Jl Pandegiling Stal, setelah petugas mendapat informasi adanya peredaran narkoba di Jl Manyar Adi.

Kanit Reskrim Polsek Gubeng, Ipda Joko menyatakan, penangkapan bermula saat pihaknya mendapat informasi adanya peredaran narkoba di Jl Manyar Adi. Info masyarakat itu menyebut tempat kos tersangka Ainul Rochman sering digunakan transaksi narkoba. “Dalam beberapa hari, anggota melakukan pengintaian di sekitaran tempat kos tersangka,” terangnya.

Setelah memastikan tersangka yang jadi target berada di kamar kosnya, petugas langsung melakukan penggerebekan dan mendapati barang bukti 6 poket sabu, seberat 2,55 gram. “Selain narkoba, kami juga mengamankan uang Rp 155 ribu hasil penjualan serta 11 plastik klip kosong,” tambahnya.

Saat dilakukan pengembangan, Unit Reskrim Polsek Gubeng mendapatkan keterangan dari tersangka, bahwa dirinya mendapat sabu dari tersangka Iwan Ahmad Sanusi. “Kami langsung bergerak cepat, dan menangkap tersangka di kedai kopi sakti Jl Girilaya,” paparnya.

Tersangka Ainul Rocman selama ini membeli sabu kepada Iwan Ahmad Sanusi. Dimana terakhir membeli seharga Rp 1,3 juta. Untuk mendapat keuntungan, dirinya memecah dan mengedarkan dengan paket hemat.

Atas perbuatannya, kedua terdakwa dijerat pasal 114 ayat (1) dan 112 ayat (2) jo pasal 132 UU RI no 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. @rofik

Baca Juga:  Presiden panggil Kapolri agar secepatnya umumkan perkembangan kasus Novel