LENSAINDONESIA.COM: Sebuah pesat Piper 23 Apache jatuh dan menimpa sebuah rumah di Manila, Filipina, Sabtu (17/03/2018) waktu setempat.

Akibat insiden ini, 10 orang dilaporkan tewas.

Dilaporkan Reuters, Eric Apolonio, juru bicara Badan Penerbangan Sipil Filipina (CAAP) menyampaikan, kejadian bermula saat pesawat kecil yang dikelola Lite Air Express itu, baru saja tinggal landas dari bandar udara kecil di dekat lokasi kejadian.

Pesawat bermesin tunggal tersebut membawa lima orang, termasuk pilot, dan terbang menuju Laoag di Luzon barat laut ketika mengalami kecelakaan.

“Semua orang di pesawat tersebut meninggal dalam kecelakaan itu. Demikian pula dengan lima orang yang berada di dalam rumah tersebut,” kata Apolonio.

Pesawat menabrak rumah itu, milik seorang perempuan berusia 80 yang juga sedang berada di rumah ketika insiden terjadi, kata juru bicara kepolisian Kepala Superintenden John Bulalacao melalui layanan pesan singkat.

“Rumah terbakar dan pesawat hancur,” kata Bulalacao.

CAAP memerintahkan semua pesawat kelolaan Lite Air Express “dikandangkan” sambil menunggu hasil penyelidikan tersebut.@LI-13