Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
KPK geledah rumah Wakil Ketua DPRD Kota Malang
HEADLINE

KPK geledah rumah Wakil Ketua DPRD Kota Malang 

LENSAINDONESIA.COM: Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) menggeledah rumah Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Zainudin, Rabu (21/3/2018). Lima orang penyidik anti-rasuah yang dikawal dua polisi  Polres Malang Kota  langsung masuk ke kediaman tersangka kasus suap pembahasan APBD-P tahun 2015 itu. 

Mereka mengendarai tiga mobil Innova bernopol L 1196 BG, W 1860 TQ dan Nopol L 1344 IG. Ketika penyidik itu masuk rumah Zainudin di Jalan  Prof M Yakin IV/26 Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, warga sekitar sempat kaget dan heboh.

Maklum warga tak mengira bila rumah anggota wakil rakyat yang terhormat itu akan digeledah tim penyidik KPK. “Ya, saya kaget dan tak nyangka,” kata wanita yang mengaku Marti.

Makanya proses penggeledahan yang dilakukan tim penyidik KPK sejak pukul 12.00 WIB menarik perhatian warga sekitar.  Banyak warga yang melihat dari kejauhan.

Mereka ingin tahu bagaimana proses penggeledahan itu berlangsung. Bahkan mereka juga penasaran apa saja yang disita oleh tim penyidik KPK itu. 

Mereka penasaran karena selama ini Zainudin sebagai anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi PKB itu terlihat baik. Meski jarang berkomunikasi dengan warga sekitar, Zainudin yang ditetapkan jadi tersangka bersama 17 anggota dewan lainnya itu selalu istiqomah pakai topi haji.

Apalagi Zainudin selama ini juga takmir masjid An Nur. “Pak Zainudin orangya sangat baik.  Beliau takmir masjid juga pengurus majelis wakil cabang PCNU Klojen. Asli orang sini,” kata Sumaini (60).

Menurut warga pemilik warung di  Jl. Prof M. Yamin Gg 2 no 59 ini, Zainudin sangat grapyak. Dia dikatakan sering membantu warga kesusahan.

Makanya warga merasa heran dan mengaku tak percaya jika Zainudin terlibat kasus korupsi. Meski begitu, KPK sudah menetapkan dia sebagai tersangka dan rumahnya digeledah sejak pukul 12.00 – 13.00 WIB.

Usai penggeledahan Zainudin terlihat santai. Politisi PKB ini menjelaskan bila ada lima orang penyidik KPK yang melakukan penggeledahan.

“Mereka memeriksa tiga kamar. Tapi tidak ada barang yang dibawah,” kata dia.

Selama penggeledahan berlangsung kata Zainudin,  keponakan dan anaknya iku menyaksikan karena kebetulan ada di rumah.  “Tapi tidak apa-apa. Masih terduga kok.  Semua masih bisa terjadi,” papar dia sembari menjelaskan bila besok, Kamis (22/3/2018) juga dipanggil penyidik KPK untuk saksi Imam Fauzi. @aji