Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
KPK periksa lagi dua Cawali Kota Malang dan 24 anggota dewan
Anggota DPRD Kota Malang disela-sela diperiksa KPK. (LICOM/Aji Dewa Roisky)
HEADLINE

KPK periksa lagi dua Cawali Kota Malang dan 24 anggota dewan 

LENSAINDONESIA.COM: Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan lagi terhadap 24 anggota DPRD dan Wali Kota Malang non-aktif, HM Anton. Pemeriksaan itu dilakukan di Aula Rupatama, Mapolres Malang Kota, Kamis (22/3/2018).

Kepala Biro Pemberitaan KPK, Priharsa Nugroho mengakui adanya pemeriksaan tersebut. “Mereka diperiksa sebagai saksi terhadap tersangka yang sudah ditetapkan terkait kasus suap pembahasan APBD-P Kota Malang tahun 2015,” kata dia.

Di antara para yang cukup menjadi perhatian publik adalah dua Cawali yang ikut diperiksa. Mereka adalah HM Anton yang merupakan pasangan Syamsul Mahmud, Cawali yang diusung PKB dan PKS.

Cawali lainnya adalah Dr Ya’qud Ananda Gudban. Pasangan HA Wanedi ini diusung PDIP, PAN, PPP, Hanura dan NasDem.

HM Anton saat tiba di Mapolres Malang Kota enggan diwawancarai wartawan. “Nanti saja ya,” kilahnya dia sembari masuk ruang pemeriksaan.

Sedangkan Ya’qud Ananda Gudban terlihat lebih santai. Bahkan dia menyapa duluan terhadap para wartawan yang hendak wawancara. “Gimana kabarnya? Sehat ya,” kata dia sembari tersenyum dan masuk ruang Rupatama Mapolres Malang Kota.

Sementara itu para anggota DPRD Kota Malang yang jadi terperiksa sebagai saksi juga berdatangan di Malolres Makota. Di antara mereka terlihat Dra. RM. Een. Ambarsari,
Teguh Puji Wahyono, Suparno Hadiwibowo, Sulik Lestyawati, Imam Fauzi.

Lalu Ketua DPRD Kota Malang, Abd Hakim, Salamet, Mohan Katelu, Sahrawi, Suprapto, HM Zainuddin AS, Wiwik Hendri Astuti. Selain itu Asia Iriani, SE, Drs. Ec. Imam Ghozali, Mohammad Faslitas, Rahayu Sugiarti, Hery Subiantono, Dra. Hj. Heri Pudji Utami, M.AP, Syamsul Fajrih, Choirul Amri, H Abd Rachman, Sugiarto, dan Afdhal Fauza. @aji