LENSAINDONESIA.COM: Kota Surabaya kedatangan tamu istimewa mulai 18-21 Maret 2018. Tamu itu adalah Wali Kota Liverpool Joe Anderson dan Wakil Wali Kota Liverpool Gary Millar beserta rombongannya.

Di Surabaya, mereka pun langsung melakoni sejumlah acara mulai hunting foto hingga penandatanganan MoU Sister City.

Pada Minggu (18/03/2018) malam, rombongan ini hunting foto bersama komunitas fotografi di Jalan Tunjungan. Keesokan harinya, mereka mengunjungi Gedung Siola dan terkagum-kagum dengan Museum Surabaya, command center 112, coworking space atau Koridor.

Setelah dari Siola, rombongan ini langsung menuju Balai Kota Surabaya untuk menandatangani nota kesepahaman atau mememorandum of understanding (MoU) kerjasama sister city antara Pemkot Surabaya dan Liverpool.

Penandatanganan MoU itu dilakukan langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Wali Kota Liverpool Joe Anderso, dan disaksikan rombongan dari Liverpool dan jajaran Pemkot Surabaya.

Pada saat itu, Wali Kota Risma mengatakan secara garis besar, kerjasama sister city kedua kota ini meliputi pengembangan ekonomi kreatif, manajemen pelabuhan, pengembangan Smart City, dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). Namun, nantinya kerjasama ini sangat luas dan sangat banyak yang bisa dikembangkan antara kedua kota ini.

“Jadi, banyak sekali yang kita kerjasamakan. Khususnya nanti untuk anak-anak disabilitas, ada juga program kerjasama startup, kebetulan mereka juga ada program ingin menjadi Kota Surabaya sebagai kota kreatif juga smart city. Ada pula kerjasama tentang sepak bola, perumahan dan bidang lainnya,” kata Wali Kota Risma saat jumpa pers seusai penandatanganan MoU kerjasama sister city itu.

Menurut Wali Kota Risma, sejak awal dia memang membangun Kota Surabaya dengan mutitasking, sehingga dia berencana mengirimkan anak-anak Surabaya yang memiliki talenta untuk berlatih sepak bola di Liverpool. Tujuannya, supaya mereka bisa mewujudkan mimpinya menjadi pemain internasional.

“Ini untuk jangka panjang. Saya ingin anak-anak mewujudkan mimpinya menjadi pemain internasional. Saya ingin menunjukkan bahwa mereka pun bisa asal mau dan giat berlatih,” ujarnya.

Di sisi yang lain, Wali Kota Risma juga memikirkan anak-anak disabilitas itu juga merasakan bermain bola, sehingga dia perlu mempelajari secara intensif cara mengatasinya.

“Nah, di Liverpool sana sekolahnya sangat maju, saya sudah pernah dapat kiriman bola untuk anak-anak buta. Bola itu berbunyi dan pegangannya ada seperti lubang-lubang. Bola itu sudah saya kirim ke sekolah tuna netra di Tegalsari,” kata dia.

Selain itu, ada pula kerjasama untuk mengantisipasi banyaknya anak yang lahir autis. Nantinya, akan ada tim kesehatan dari Pemkot Surabaya dan Universitas Airlangga yang belajar tantang penanganan anak autis itu. “Sebab, di Liverpool ternyata punya rumah sakit yang bisa meminimalisir itu, saya ingin anak yang berkebutuhan khusus bisa ditekan di Surabaya,” imbuhnya.

Untuk menjalin kelancaran semua kerjasama ini, Pemkot Surabaya dan Liverpool sudah sepakat untuk membentuk tim khusus yang akan menindaklanjuti semua kerjasama ini.

“Tim khusus ini akan dibentuk oleh Wali Kota Liverpool, dan leadernya Wakil Wali Kota Liverpool Garry, sedangkan dari Kota Surabaya perwakilannya nanti Pak Sekda,” tegas wali kota perempuan pertama di Surabaya ini.

Sementara itu, Wali Kota Liverpool Joe Anderso menjelaskan bahwa kerjasama ini berawal dari kunjungan Wali Kota Risma ke Liverpool beberapa tahun silam. Dan ternyata, kedua kota ini memiliki banyak kesamaan yang bisa dikembangkan.

“Selama ini, kami juga mencari sister city, dan Surabaya punya banyak kesamaan. Disamping itu, sosok Wali Kota Risma juga menjadi daya tarik. Hubungan ini akan menciptakan kemitraan yang solid dan signifikan antara kedua kota pelabuhan ini. Saya akan bekerjasama dengan Wali Kota Risma untuk mewujudkan hal tersebut,” tegasnya.

Selama di Surabaya, rombongan ini juga hunting foto di Mangrove Wonorejo, Selasa (20/03/2018).

Selanjutnya, mereka menuju Stadion Gelora 10 November (G10N) atau Stadion Tambaksari untuk melihat kemampuan bermain sepakbola anak-anak Surabaya.@adv/wan