LENSAINDONESIA.COM: Pesta demokrasi lima tahunan sebentar lagi digelar di Kota Bekasi. Masyarakat Kota Bekasi di Pemilu Daerah (Pilkada) Kota Bekasi akan segera memilih calon Walikota dan Wakil Walikota barunya, maka diperlukannya dukungan dan partisipasi semua elemen masyarakat untuk mensukseskan pesta demokrasi ini.

Hal inilah yang menjadi prioritas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi tengah mempersiapkan data pemilih yang  memiliki hak suaranya.

Menurut Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Kota Bekasi, Nardi, bahwa saat ini jumlah penduduk Kota Bekasi mencapai 2.409.083 jiwa. Sedangkan warga yang terdata wajib KTP el berjumlah 1.778.265 jiwa. Sementara yang sudah tercetak KTP nya ada sekitar 1.566.963 jiwa.

“Ada pun yang belum melakukan rekam KTP elektronik per akhir Januari 2018 tercatat 90.042 jiwa dan data yang sudah siap cetak saat ini ada sekitar 67.803 jiwa,” jelas Nardi, Kamis (22/3/2018).

Lanjut Nardi, untuk data duplikat atau double  mencapai 45.304 jiwa akan dilakukan penanggulangan. Artinya, ada validasi data dari Kemendagri dan sampai saat ini masih ada sisa data sekitar 8.153 jiwa lagi yang belum ditanggulangi.

Saat disinggung soal data pemilik KTP el yang belum rekam sebanyak 4 persen dari jumlah wajib KTP el akan diupayakan untuk melakukan perekaman tiap hari bahkan hari Sabtu pun Disdukcapil masih membuka perekaman.

“Terakhir kita sudah menerapkan perekaman itu dengan melayani masyarakat dari  Senin – Sabtu di mulai dari pikul 08.00 – 12.00 wib, dan di 12 Kecamatan juga membuka pelayanan tambahan perekaman,” beber Nardi.

Belum lagi,  kata Nardi Disdukcapil Kota Bekasi membuka pelayanan di Mall Pelayanan Publik (MPP) di Pasar Proyek Trade Center seperti pelayanan KTP el, Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran dengan pelayanan langsung jadi, meskipun ada pembatasan hanya mencapai 100 orang saja tiap harinya.

Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Kota Bekasi, Nardi. @foto:ist

Terkait data ganda saat ini, KPU Kota Bekasi tengah menjalani Coklit (Pencocokan dan Penelitian)  ke warga oleh petugas Rt/Rw dimasing – masing wilayah di Kota Bekasi.  Ada sekitar 3.000 data yang belum “clear” semua data P4 yang dari Disdukcapil Kota Bekasi ditampung di KPU Kota Bekasi. “Data ganda akan dilakukan pengecekan langsung oleh PPK dan PPS ke masyarakat termasuk misalnya data warga yang double, sudah meninggal dan pindah ,” pungkasnya. @adv.sofie