Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Peras sopir dan penumpang taksi online, preman Bungurasih diciduk polisi
Kedua preman pemeras saat meminta satu slop rokok
HEADLINE

Peras sopir dan penumpang taksi online, preman Bungurasih diciduk polisi 

LENSAINDONESIA.COM: Sebuah rekaman video yang jadi viral terkait dugaan pemerasan terhadap sopir dan penumpang taksi online yang dilakukan dua pria di depan minimarket kawasan Terminal Purabaya (Bungurasih), Sidoarjo, langsung ditindaklanjuti Reskrim Polresta Sidoarjo.

Polisi yang cepat merespon, berhasil mengamankan dua pelaku pemerasan yang terekam video dan disebarluaskan lewat media sosial itu. Masing-masing AY (39) warga Wonocolo, Taman, Sidoarjo dan Z (40), warga Bungurasih.

Dalam video kasus pemerasan itu nampak dua pria yang menyebut-nyebut nama anggota Polresta Sidoarjo saat diprotes karena meminta satu slop rokok (10 pack) kepada sopir dan penumpang taksi online tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris langsung menerjunkan tim untuk melakukan penelusuran kasus ini. Perempuan yang mengunggah video, sopir taksi online, anggota polisi yang namanya dicatut langsung diminta keterangan. Sejurus kemudian, petugas Reskrim mengamankan dua pria dalam video itu.

Sebelumnya, sebuah video yang direkam di kawasan Terminal Purabaya (Bungurasih) Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, viral di media sosial. Dalam video itu, dua orang yang diduga sebagai pelaku pemerasan menyebut nama seorang anggota Polresta Sidoarjo. Keduanya memergoki taksi online dan penumpangnya bertransaksi di lokasi zona merah milik ojek pangkalan setempat.

Belakangan diketahui nama yang disebutkan dua orang itu benar anggota Polresta Sidoarjo. Hal ini disampaikan Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris. “Benar itu anggota Polresta Sidoarjo. Yang bersangkutan juga sudah kami klarifikasi setelah video tersebut beredar luas. Dalam klarifikasi yang dilakukan, anggota polisi tersebut mengaku tidak ada kaitannya dengan dua pria yang ada dalam video,” terangnya.

“Dua orang itu mungkin kenal dengan anggota ini. Tapi dari klarifikasi yang kami lakukan, sejauh ini tidak ada bukti anggota itu terlibat aksi tersebut,” tandas Kompol Muhammad Haris.

Baca Juga:  Ikatan Keluarga Madura dukung sejumah tokoh maju Pilkada Surabaya 2020

Rencananya, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji bakal melakukan jumpa pers terkait pengungkapan kasus yang ‘mencokot’ nama oknum polisi ini ke wartawan, Jumat (23/3/2018) siang.

Berikut status wanita yang mengunghgah video pemerasan di kawasan Bungurasih:

Ini kejadian yang aku alami sendiri tadi pagi di indomaret dekat terminal bungur asih.Cuma pengen tau aja,,klo emang bener ada uud nya aku iklas,,kasihan pak sopirnya..bayar grab dari lokasi ke kantor cuma 21 rb,tapi harus dipalak kayak gini.

Tapi klo kedua orang ini cuma emang sengaja melakukan pemalakan..semoga apa yang diterima setelah ini melebihi harga rokok 10 bungkus..

Di akhir video nampak penumpang wanita itu memberikan satu slop rokok yang baru saja dibelinya dari minimarket untuk memenuhi permintaan kedua pelaku pemerasan. @LI-15