Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
18 negara kompak usir ratusan diplomat Rusia
Global

18 negara kompak usir ratusan diplomat Rusia 

LENSAINDONESIA.COM: Amerika Serikat akan mengusir 60 diplomat Rusia. Hal serupa juga dilakukan pemerintah di Eropa sebagai konsekuensi upaya pembunuhan pada eks mata mata Rusia di Inggris.

Trump juga memerintahkan penutupan kantor Konsulat Rusia di Seattle. Selain diduga sebagai lokasi mata mata cyber Rusia, kantor Konsul itu dekat dengan markas angkatan laut AS serta kontraktor Boeing Co, kata sumber Reuters.

Laporan itu juga menyebut ada 100 staf intelejen beroperasi dan 60 di antaranya telah diusir.

Langkah ini merupakan reaksi paling keras pemerintahan Donald Trump pada Moskow. Sebelumnya, politisi Republik mengkritik Trump yang gagal menangani tuduhan keterlibatan Kremlin di Pilpres AS 2016 lalu.

Sebelumnya, PM Inggris Theresa May, mengambil sikap sama. Total ada 18 negara yang mengumumkan mengusir diplomat Rusia dari negaranya, 14 di antaranya anggota Ini Eropa.

Jika ditotal lebih dari 100 diplomat Rusia akan diusir. Ini merupakan konflik terpanas sejak Perang Dingin.

Australia juga mengonfirmasi telah mengusir dua diplomat Rusia.

Inggris mengatakan punya bukti keterlibatan gas syaraf dalam upaya pembunuhan eks mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya Yuli Skripal, 4 Maret lalu. Keduanya kini kritis dirawat di rumah sakit.

Menanggapi ini, Kremlin mengatakan langkah pengusiran merupakan gerakan provokatif. Juru bicara Kremlin mengatakan Barat telah “salah mengambil keputusan” dan Presiden Vladimir Putin akan mengambil langkah final tentang pengusiran ini.

“Kami menduga lebih dari 130 orang di Salisbury berpotensi terekspos gas syarat ini,” kata PM Inggris Theresa May.

Negara Uni Eropa meyakini bukti keterlibatan Rusia yang diungkap Inggris berdasarkan basis data yang kuat. @licom

Baca Juga:  HTI dibubarkan, Giliran individu penyebar khilafah harus ditindak tegas