LENSAINDONESIA.COM: Timses Pasangan Calon Wali Kota Malang – Calon Wakil Wali Kota Malang Nomor Urut 1, Dr. Ya’qud Ananda Gudban-Ahmad Wanedi (MeNaWan) mempertimbangkan upaya praperadilan terhadap KPK. Itu setelah Cawali Ya’qud Ananda Gudban resmi ditahan lembaga antirasuah pada Selasa (27/3/2018) malam.

Jubir Timses MeNaWan, Dito Arief mengaku menghormati proses hukum yang saat ini sedang dijalankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Sebagai warga negara Indonesia yang baik, kami dari Tim Paslon Menawan (Menangkan Nanda – Wanedi) dan Mbak Nanda secara pribadi sangat menghormati proses hukum yang berjalan,” kata Dito Arief.

Dijelaskan, dari hasil kajian tim, masih ada upaya hukum yang bisa dilakukan yakni dengan mengajukan Praperadilan. “Tim menilai masih ada upaya hukum yakni dengan Praperadilan dan opsi itu kita masih matangkan bersama. Mari kita kedepankan azas praduga tak bersalah,” imbuhnya.

Dito Arief kembali menegaskan, jika dugaan suap yang disangkakan oleh KPK Rp15 juta bukan Rp700 juta. Itupun masih belum terbukti sebagai fakta di persidangan.

Menurut Dito, selama ini disebarksn informasi yang salah. Hal itu, kata dia, sengaja disebarkan oleh beberapa oknum, dengan tujuan ingin mengacaukan pesta demokrasi yang bisa menguntungkan pihak tertentu di Pilkada Malang 2018.

“Saya menegaskan kembali, jika dugaan suap bukan Rp700 juta, tapi dugaan itu senilai Rp15 juta. Hal itu masih dugaan saja dan belum terbukti. Karena itu kita menghargai proses hukum yang berjalan,” ungkapnya.

Makanya, kata dia, saat ini Tim Sukses dari partai pengusung dan relawan masih tetap solid dan utuh untuk memenangkan Pasangan Nanda – Wanedi. “Dari awal partai pengusung dan tim relawan yakin jika Mbak Nanda tidak terlibat kasus ini. Karena itu sekali lagi mari hormati proses hukum dan kami akan terus memperjuangkan keadilan dan harapan masyarakat,” bebernya.

Untuk itu, Tim dari partai pengusung dan relawan pada Selasa (27/3/2018) melakukan rapat konsolidasi dan penguatan secara internal. Tujuannya untuk terus berjuang memenangkan Pasangan Menawan.

“Hasil rapat hari ini kita tetap satu tekad, terus berkampanye dan terus berjuang. Ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen, kepercayaan dan perjuangan kami untuk Mbak Nanda,” pungkasnya.  @aji