LENSAINDONESIA.COM: PTPN XI melakukan penelitian dan pengembangan untuk transformasi industri gula di tahun ini. Hal ini dituangkan pada Pertemuan Teknis Sosialisasi Hasil Penelitian tahun 2018 di PG Djatiroto beberapa waktu lalu.

Plt Direktur Utama PTPN XI Daniyanto mengatakan, dukungan pada kegiatan penelitian dan pengembangan ini juga berharap pada Puslit yang berperan optimal sesuai transformasi industri gula saat ini.

“Peran Litbang atau research and development sangat penting sebagai ujung tombak perubahan guna mendukung percepatan pencapaian sasaran produksi.

Litbang harus mampu menghasilkan tanaman tebu dengan hablur tinggi, dan tahan terhadap anomali cuaca. Tanaman tebu dengan kandungan fiber tinggi akan memberikan nilai kalor ampas  tinggi dan menguntungkan sebagai bahan baku listrik cogeneration “, papar Daniyanto dalam keterangan resminya, Jumat (30/03/2018).

Ia menambahkan, dari Puslit-Puslit tersebut diharapkan melakukan penelitian terkait tebu agar saling berkolaborasi dan bersinergi.

“Puslit-Puslit yang melakukan penelitian terkait tebu tersebut bisa saling tukar informasi, jangan sampai kita melakukan redundant yang artinya penelitian yang sama dilakukan oleh hampir semua puslit sehingga tak efektif, ” tegas Daniyanto.

Khusus Puslit PTPN XI, lanjut Daniyanto, ia berharap Puslit dibawah PTPN XI menjadi profit center yang memanfaatkan peluang dan fokus pada penyediaan bibit di PTPN XI.

“Tak hanya itu, puslit tersebut juga harus mampu memberikan pendampingan untuk peningkatan kesuburan tanah di wilayah kerja PTPN XI berikut menciptakan formula varietas yang pas untuk tanah-tanah di wilayah kerja PTPN XI,” pungkas Daniyanto.

Puslit Sukosari Lumajang merupakan Puslit dibawah PTPN XI dan mempunyai laboratorium bioteknologi di Surabaya serta Quality Control (QC) di masing-masing pabrik gula wilayah kerja PTPN XI.@Rel-Licom