Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Anton ditahan KPK, mantan Bacawawali Kota Malang cabut gugatan
Mantan Bakal calon Wakil Wali Kota Malang Gunadi Handoko (batik merah) bersama 36 kuasa hukumnya saat mengumumkan pencabutan gugatan di PN Kota Malang. Senin (02/04/3018). FOTO: Aji-lensaindonesia.com
HEADLINE JATIM RAYA

Anton ditahan KPK, mantan Bacawawali Kota Malang cabut gugatan 

LENSAINDONESIA.COM: Mentan bakal calon Wakil Wali Kota Malang yang gagal maju lewat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Gunadi Handoko mencabut gugatannya di Pengadilan Negeri Kota setempat.

Rencana pencabutan itu diputuskan Gunadi Handoko bersma 36 kuasa hukumnya di Ringin Asri, Kota Malang, Senin  (02/04/3018).

“Setelah koordinasi dengan tim kuasa hukum, kami memutuskan mencabut gugatan no 4 di Pengadilan Negeri Kota Malang,” kata Gunadi Handoko didampingi Koordinator Tim Advokat Penegak Demokrasi, Susianto.

Sebagaimana diketahui Gunadi Handoko mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri Kota Malang. Gugatan itu diajukan setelah pengacara senior yang juga Ketua Peradi Malang itu dinyatakan tidak lolos seleksi Bacawawali HM Anton di PKB.

PKB ternyata memutuskan Syamsul Mahmud sebagai Cawawali dari Ketua DPC PKB Kota Malang itu.

Gunadi menggugat HM Anton beserta enam pihak lainnya karena Syamsul Mahmud dinilai tak ikut seleksi yang dilakukan PKB.

Setelah gugatan berjalan di Pengadilan, HM Anton ditetapkan tersangka bahkan kini ditahan KPK. Itu terkait dengan dugaan kasus suap pembahasan APBD-P Kota Malang tahun 2015.

Berdasarkan kondisi tersebut, Gunadi memutuskan mencabut gugatannya terhadap Anton. “Kami lakukan itu karena prihatin dan demi kemanusiaan,” kata dia.

Dia menjelaskan bahwa sangat tidak manusiawi bila gugatan perdata yang diajukan tetap dilanjutkan. Alasannya, saat ini Wali kota Malang non-aktif itu sedang ditahan KPK.

“Maka dari itu kami cabut gugatan di pengadilan. Itu agar Abah Anton bisa konsentrasi menghadapi masalahnya. Kami sadar masalah yang dihadapi cukup berat,” katanya.

Karena itu, tandas dia, biar Abah fokus gugatan perdata Yang diajukan di Pengadilan Negeri Kota Malang dicabut.

“Sebab kami lakukan gugatan lewat pengadilan itu hanya untuk memberikan pelajaran pada partai dan masyarakat dalam berdemokrasi yang benar,” pungkasnya.@aji

Baca Juga:  Kanwil DJP Jatim I tegaskan korban bunuh diri di Galaxy Mall tak punya permasalahan pajak