Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Banyak pemberitaan Pilgub Jatim yang membodohi masyarakat
Wartawan Senior: Tatang Istiwan, Choirul Anam dan Jalil Latuconsina. FOTO: sarifa-lensaindonesia.com
HEADLINE DEMOKRASI

Banyak pemberitaan Pilgub Jatim yang membodohi masyarakat 

LENSAINDONESIA.COM: Sejumlah wartawan senior Jawa Timur menggelar deklarasi “Mendukung dan Mengawal Cagub untuk Masyarakat Cerdas dan Sejahtera” di Ruang Bromo Hotel Verwood, Surabaya, Rabu (04/04/2018).

Deklarasi yang dipelopori Tatang Istiawan pendiri koran Surabaya Pagi, Choirul Anam wartawan senior pemilik Harian Duta, dan Djalil Latuconsina pendiri majalah Sapujagat ini meminta penerbitan pers cetak, TV, online dan radio bersama para jurnalisnya untuk meliput Pilgub Jatim 2018 secara cerdas dan obyektif.

Sikap ini disuaraka sebab saat ini banyak media massa yang tidak obyektif dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Tatang Istiawan, Salah satu deklarator menjelaskan, alasan deklarasi adalah untuk meraih kebaikan bagi Jawa Timur. Sebab, menurutnya banyak pemberitaan yang dianggap membodohi masyarakat.

“Saya melihat wartawan saat ini hanya meliput seremonial, tidak melihat bagaimana latar belakang dari masing-masing paslon. Wartawan harus menjadi sarana pendidikan yang baik pada masyarakat bukan membodohi masyarakat. Dan ini dilindungi oleh Undang-Undang (UU) nomor 40 tahun 1999 yang filosofinya mengharuskan kita berpihak kepada kebenaran,” jelasanya.

Sementara itu, Choirul Anam wartawan senior pemilik Harian Duta juga berharap wartawan juga memberitakan bagaimana misi dan visi calon gubernur dan calon wakil gubernur dalam mengelola APBD untuk kesejahteraan rakyat. Mengingat selama ini APBD Jatim banyak terserap untuk kegiatan hibah bantuan sosial yang berpotensi terjadi penyalahgunaan dalam pelaksanaannya.

Media perlu membedah pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, yang benar-benar memiliki kapabilitas mensejahterakan masyarakat Jatim untuk meneruskan program pembangunan ekonomi Gubernur Jatim, Dr H Soekarwo yaitu Jatimnomics.

“Jadi calon gubernur harus memampu menunjukkan bagai mana mengelola anggaran untuk kesejahteraan masyarakat. Sehingga media tidak hanya memberitakan acara-acara seremoni calon gubernur,” ujarnya.@sarifa

Baca Juga:  Kuasa hukum FWJ polisikan "debt collector" ACC Finance, kerahkan 15 orang resahkan warga di Depok