Kedua wanita pemijat yang dibayar sabu bersama teman lelakinya (rofik)
Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Puji Astuti dan Binti Aminah, terdakwa kasus penyalahgunaan Narkoba, Rabu (4/4/2018), jadi pesakitan dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Selain kedua terdakwa, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Oki Puji Astuti dari Kejari Tanjung Perak, juga menghadirkan rekan terdakwa, Mochammad Syamsudin.

Dalam dakwaan, Jaksa Oki menjelaskan ketiga terdakwa ditangkap petugas Sat Reskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak usai melakukan pesta sabu ditempat kos Puji Astuti di Jl Bratang Gede I, Surabaya. “Ketiga terdakwa bersalah telah menguasai Narkotika golongan I bukan tanaman, sebagai mana diatur dalam pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009,” terang JPU Oki Muji Astuti.

Jaksa Muji juga menjelaskan, ketiga terdakwa melakukan pesta narkoba di kamar kos Puji Astuti yang sebelumnya sudah melakukan janji. “Terdakwa Puji Astuti mengajak kedua terdakwa lainnya untuk pesta sabu di kamarnya,” tambah Jaksa Oki.

Sementara saksi Budi Ariawan anggota Sat Reskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak menyatakan, pihaknya menangkap ketiga terdakwa setelah sebelumnya menangkap rekannya. “Sebelumnya kami mengamankan rekan terdakwa (meninggal di Lapas Medaeng) di Jl Kenjeran, yang menyuplai sabu ke saudara terdakwa Puji Astuti, sehing ga kami melakukan pengembangan,” terang saksi Budi.

Dalam pemeriksaan terdakwa, Ketua Majelis Hakim Rochmad yang menanyakan harga sabu tersebut, terdakwa Puji mengaku diberikan secara gratis usai memijat. “Saya kerja mijet Pak, jadi dibayar pakai sabu,” ungkapnya yang diamini Binti Aminah rekan seprofesinya.

Disinggung langganan yang dipijet, kedua terdakwa secara bersamaan mengaku hanya memijat Laki-laki dewasa. “Orang laki saja pak, kalau Ibu-ibu dan anak, tidak,” ungkapnya disambut tawa pengunjung sidang.

Para terdakwa ini dibeluk Anggota Sat Reskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak di Jl Bratang Gede I, Surabaya, Jumat (22/9/2017) Pukul 02.00 WIB. dari tangan terdakwa, diamankan barang bukti pipet isi sisa sabu, alat hisap (bong) dan kompor korek.@rofik