Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, bahwa Indonesia memiliki potensi besar menjadi destinasi wisata kuliner yang unggul di tingkat global.

”Kuliner, khususnya kuliner tradisional masuk dalam kelompok besar wisata budaya (culture) dengan porsi 60% karena daya tariknya sangat tinggi. Untuk mengembangkan wisata ini, Kemenpar telah membentuk Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja dalam rangka mendukung pencapaian target kunjungan 17 juta wisman dan 270 juta pergerakan wisnus pada tahun ini dan akan meningkat menjadi 20 juta wisman dan 275 juta wisnus tahun 2019 mendatang,” kata Menpar Arief Yahya dalam jumpa pers terkait event FJB 2018 di Balairung Soesilo Soerdaman, Gedung Sapta Pesona, Kantor Kemenpar, Jakarta, Senin (9/4/2018).

Menpar Arief Yahya menjelaskan, sebagai upaya mencapai target kunjungan 17 juta wisman pada tahun ini Kemenpar bersama pelaku (industri) pariwisata telah meluncurkan program Vin (Visit Wonderful lndonesia) yang terdiri dari Hot Deals: More for Less. Ini yang merupakan paket bundling tiket internasional dengan transportasi domestik,100 Calender of Event (CoE) Wonderful lndonesia yang digelar dalam satu tahun penuh di seluruh Tanah Air, dan Digital Destination merupakan produk berbasis pengalaman yang dibuat untuk melayani pasar yang aktif di media sosial.

“Peluncuran Program Vin 2018 yang melibatkan 18 stakeholders pariwisata, termasuk yang berkecimpung di wisata kuliner, dimaksudkan untuk meningkatkan kuniungan wisman khususnya yang menjadi fokus pasar antara lain China, India, dan Eropa. Gencar mempromosikan dan menawarkan paket-paket wisata yang menarik dan banyak digemari, di antaranya paket wisata kuliner dan belanja,” kata Menpar Arief Yahya.

Kementerian Pariwisata dan Unilever Indonesia mendukung penyelenggaraan event Festival Jajanan Bango (FJB) 2018 yang berlangsung di Jakarta pada 14-15 April 2018 dan Makassar pada 5-6 Mei 2018.

Di acara ini Bango juga kembali merangkul para wirausaha kuliner generasi baru daiam melanjutkan regenerasi pelestarian kuliner Indonesia. Dihadirkan lima wirausaha kuliner yang telah terpilih dari lebih kurang

“Ada 7.000 peserta kompetisi ’Bango Penerus Warisan Kuliner’ yang digelar atas kerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pada Februari hingga Maret lalu,” kata Hernie Raharja, Foods Director PT Unilever Indonesia. @Rudi