Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Hajar warga lalu minta tebusan, empat oknum polisi diciduk Propam Polrestabes Surabaya
Ilustrasi
HEADLINE

Hajar warga lalu minta tebusan, empat oknum polisi diciduk Propam Polrestabes Surabaya 

LENSAINDONESIA.COM: Mustofa anggota Polsek Rungkut dan tiga anggota Polsek Pakal, Soni, Teguh serta Aris, diciduk petugas Propam Polrestabes Surabaya. Keempat oknum polisi itu diduga kuat melakukan upaya tindak pemerasan terhadap S, warga kawasan Jl Bolodewo, dengan tuduhan sebagai pelaku narkoba.

Informasi yang dihimpun Lensa Indonesia di lapangan, kasus bermula saat keempat anggota dari Polsek Pakal dan Polsek Rungkut ini melakukan penangkapan terhadap korban, Sabtu (7/4/2018) malam. Korban dibawa ke THR Surabaya Mall Jl Kusuma Bangsa untuk diinterogasi.

Korban lalu dihajar dan diminta mengakui sebagai pelaku narkoba. Karena tak menemukan barang bukti dan korban tetap tak mengaku, keempat oknum polisi ini putus asa dan minta uang tebusan. Setelah tawar menawar akhirnya disepakati harga Rp 25 juta.

Korban lalu diminta menghubungi keluarganya untuk menyediakan uang yang dimaksud. Pihak keluarga yang mendapat kabar itu diam-diam menghubungi petugas Propam Polrestabes Surabaya. Selanjutnya, disusun rencana untuk melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap keempat oknum polisi yang melakukan tindak tak terpuji tersebut.

Petugas Propam akhirnya berhasil menangkap basah keempat oknum polisi itu saat menerima uang dari keluarga korban. Barang bukti uang Rp 4,9 juta disita.

Kasi Propam Polrestabes Surabaya Kompol Kuncoro saat dihubungi mengaku tidak berwenang memberi pernyataan dan meminta wartawan mengkonfirmasi Kasubbag Humas AKP Chyntia Dewi. “Siap Mas, langsung konfirmasi ke Kasubbag Humas saja ya Mas, saya tidak berwenang memberi keterangan,” terangnya, Rabu (11/4/2018).

AKP Chyntia Dewi yang dihubungi Lensa Indonesia mengaku justru baru mendengar kabar itu dari wartawan dan berjanji akan menggali informasi dugaan ulah nakal oknum polisi di jajaran Polrestabes Surabaya tersebut. “Saya belum dapat informasi mengenai hal itu. Nanti saya telpon Kapolsek dan Kasi Propam. Setelah dapat keterangan mengenai kasus tersebut, saya akan telpon Anda lagi Mas. Mohon waktu,” ujarnya. @Nanda

Baca Juga:  Perempuan Bojongmangu Kab Bekasi disasar jadi Desa Pemberdayaan Peran Wanita