Puluhan Bonek Wanita (Bonita) mengikuti Sosialisasi Sistem Reproduksi Eanita dan Pemeriksaan IVA di Polrestabes Surabaya, Minggu (15/04/2018). FOTO: nanda-LICOM
Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Puluhan Bonek Wanita (Bonita) menghadiri Bhakti Kesehatan yang bertajuk “Sosialisasi Sistem Reproduksi Eanita dan Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat)” di Gedung Bhara Daksa Polrestabes Surabaya, Minggu (15/04/2018).

Acara yang diinisiasi langsung Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan ini mengundang langsung dr. Lula Kamal untuk memberikan sosialisasi terkait alat reproduksi wanita para wanita yang menjadi suporter Persebaya Surabaya itu.

“Banyaknya jumlah Bonita yang hadir pada setiap pertandingan Persebaya menjadi latar belakangnya untuk menyajikan sosialisasi ini,” ujar Kombes Pol Rudi Setiawan, saat memberikan sambutan.

Masih kata Rudi, pihaknya mengaku menaruh perhatian besar untuk Bonek. “Bukan hanya untuk Bonek yang laki-laki, tapi saya juga menaruh perhatian terhadap Bonita. Nah ini sebagai wujud sayang sayang kepada kalian (Bonita),” katanya.

Pasalnya, Rudi juga prihatin melihat tingginya tingkat kematian yang diakibatkan kurangnya pemahaman dan tingginya angka penyakit yang menyerang sistem reproduksi itu.

“Oleh karenanya, kami juga menyediakan sebuah bilik. Bilik itu nanti bisa kalian gunakan untuk berkonsultasi hingga memeriksakan langsung alat reproduksinya,” imbuhnya.

Sementara itu dr. Lula Kamal mengatakan, IVA sebenarnya bisa dilakukan oleh bidan, perawat atau petugas kesehatan. Hanya saja kesadaran untuk memeriksakan (alat reproduksinya) itu yang masih rendah.

“Biasanya masyarakat yang datang ke kami itu sudah mengidap kanker serviks stadium lanjut. Kalau ngomongin biaya, tentunya biayanya makin mahal. Padahal kalau datang saat stadium awal itu bisa sembuh sempurna,” paparnya.

Ditanya mengenai penyebab kanker serviks, Lula menjelaskan bahwa ada virus yang bernama HPV. “Kita hidupnya barengan dengan virus itu (HPV),” tambahnya.

“Dan biasanya itu berhubungan dengan hubungan seksual. Oleh karenanya, kenapa yang harus periksa itu perempuan. Perempuan yang sudah berhubungan seksual setahun kemudian wajib yang namanya IVA,” tandas dokter alumni Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti ini.

Perlu diketahui, IVA merupakan singkatan dari Inspeksi Visual Asam Asetat. Yaitu merupakan salah satu jenis pemeriksaan yang bisa digunakan untuk mendeteksi adanya pra kanker pada leher rahim.@nanda