Operasional keseharian Pelabuhan Gresik. Foto-ist
Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Nyatanya, Pelindo III memlakukan pembatalan rencana akuisisi PT Gresik Jasatama (GJT) yang beroperasi di Pelabuhan Gresik. Hal ini disampaikan oleh Corporate Secretary, Faruq Hidayat dalam keterangan resmi yang diterima Lensaindonesia.com, Senin (16/04/2018).

“Usai kami mengkaji dan melakukan due diligent secara detail, maka kami memutuskan tidak melanjutkan (pembatalan) rencana tersebut, namun tak terbatas pada pengakhiran kerja sama Pelindo III dan GJT di wilayah Pelabuhan Gresik hingga batas waktu perjanjian yang ada, sebab tidak sesuai dengan ketentuan yang diamanatkan pemegang saham kepada kami (Pelindo III),” papar Faruq.

Faruq menjelaskan, Pelindo III sebagai BUMN, tetap berpedoman pada asas kehati-hatian terhadap potensi risiko yang bisa muncul akibat akuisisi ini berdasarkan Good Corporate Governance.

“Pelindo III melihat beberapa risiko akuisisi termasuk tingkat leverage bisnis untuk target aset, secara komersial tidak menarik,” tandas Faruq.

GJT berupaya terminal curah berupa 6 dermaga berfasilitas 10 crane di area pelabuhan yang lahannya milik negara dikelola Pelindo III. Kapasitas terminal curah tersebut mencapai 10 juta ton dengan komoditas berupa kayu log, pupuk, batu bara, minyak sawit, semen, dan tekstil.

“Pelindo III hanya melaksanakan kerja sama hingga kontrak selesai dengan GJT dan tak memperpanjang masa sewa lahan ditempati. Saat ini, sedang dikaji peruntukkan serta opsi kerja sama dengan pihak lain,” jelas Faruq.

Di sisi lain, GM Pelindo III Gresik Yanto memaparkan adanya peningkatan arus barang di Pelabuhan Gresik yang mendorong capaian triwulan I. Realisasi arus barang pada triwulan I tahun 2018 pada satuan ton tercatat sebesar 1,36 juta ton. Hal ini tercatat melampaui target senilai hampir 105% yakni sebesar 1,29 juta ton. Capaian ini juga melampaui arus barang di periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,26 juta ton atau tercatat peningkatan year on year sebesar 107%.

“Peningkatan arus barang merupakan kontribusi dari peningkatan bongkar batu bara dan muat pupuk dalam kemasan bag. Realisasi pendapatan usaha Pelindo III di Pelabuhan Gresik pada triwulan I mencapai target yang ditetapkan yakni sebesar Rp 41,8 miliar,” terang Yanto.

Peningkatan arus barang di Pelabuhan Gresik berkontribusi pada capaian target pendapatan sebesar 111%. Selain itu, pendapatan dari pengusahaan properti tercapai 140% dari target dan pendapatan rupa-rupa usaha juga tercapai 138% dari target.

Capaian target kinerja triwulan I, lanjut yanto, juga dikontribusikan dari penyelesaian piutang sewa lahan dengan beberapa perusahaan besar. Dan Pelindo III terus melakukan penataan agar Pelabuhan Gresik semakin produktif.

“Salah satunya dengan menata lapangan penumpukan di area dermaga Talud Tegak,” tegasnya.

Untuk itu, Pelindo III menyiapkan dana hingga Rp 115 miliar lebih untuk berinvestasi di Pelabuhan Gresik.

“Dana investasi sebesar Rp 35 miliar bakal dikucurkan tahun ini untuk berbagai proyek pengembangan multiyears, pungkasnya.@Rel-Licom