Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
MAPAN Jatim: Demi kesehatan perempuan, Jokowi sekali lagi!
Ratusan perempuan mengikuti Bakti Sosial Peduli Kesehatan Perempuan yang diselenggarakan DPD Masyarakat Peduli Pangan (MAPAN) Jawa Timur di Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Kamis (19/04/2018). FOTO: LICOM
AKTIVIS

MAPAN Jatim: Demi kesehatan perempuan, Jokowi sekali lagi! 

LENSAINDONESIA.COM:  DPD Masyarakat Peduli Pangan (MAPAN) Jawa Timur mengadakan Bakti Sosial Peduli Kesehatan Perempuan di Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Kamis (19/04/2018).

MAPAN Jatim yang merupakan inisiator Forum Komunikasi Relawan Jokowi (FKRJ) Jawa Timur menggelar kegiatan ini dalam rangka mengisi  peringatan Hari Kartini tanggal 21 April.

Ketua MAPAN Jatim Purwadi, SH menyampaikan, bentuk kegiatan bakti sosial diantaranya  sosialisasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dan pemeriksaan leher rahim (serviks) atau Inspeksi Visual Asetat(IVA).

“Untuk pelaksanaannya kami melibatkan relawan-relawan tim medis profesional. Sasaran prioritas kegiatan bakti sosial adalah buruh-buruh migran perempuan yang sudah kembali ke desanya di Jawa Timur. Namun tidak menutup kemungkinan, IVA TEST dan SADARI juga diberikan pada perempuan-perempuan di luar buruh migran perempuan,” katanya di sela kegiatan.

Menurut Purwadi, gerakan peduli kanker serviks sudah dicanangkan oleh Ibu Negara Ibu Iriana Jokowi sejak pertengahan tahun 2017, dan menjadi edaran di seluruh kementerian dan BUMN, bahwa setiap pegawai perempuan dan istri pegawai wajib deteksi dini terhadap kanker serviksdan kanker payudara, yang dikenal juga sebagai salah satu “silent killer”.

“Setelah dari Lamongan, kegiatan akan dilanjutkan di kantong-kantong buruh migran perempuan seperti di Kabupaten Trenggalek, Tulungagung, Pacitan, Blitar, dan Ponorogo,” ungkapnya.

Selain buruh migran, lanjut Purwadi, prioritas kita adalah perempuan-perempuan pinggiran karena keterbatasan pengetahuan dan keterbatasan fasilitas kesehatan, seperti perempuan-perempuan perambah hutan yang ada di wilayah lingkar pegunungan Wilis.

Purwadi kembali menegaskan, bahwa kegiatan ini merupakan Program Nawacita Presiden Ir.Joko Widodo.

“Kegiatan ini sekaligus meneguhkan pentingnya Ir. Joko Widodo sekali lagi menjadi presiden periode kedua. Karena kami merasakan bahwa bagi Ir Joko Widodo, Presiden bukanlah sarana untuk kekuasaan melainkan sarana untuk melayani,” pria yang berprofesi sebagai advokat ini penuh semangat.@LI-13

Baca Juga:  BNPT: Mahasiwa PKN STAN harus punya nasionalisme tinggi hadapi serangan ideologi lain