LENSAINDONESIA.COM: Polrestabes Surabaya menuntaskan kasus tewasnya 3 warga Jl Pacar Keling akibat pesta miras oplosan, hanya dalam hitungan jam. Setelah menciduk 2 penjual, polisi bergerak cepat dengan meringkus seorang produsen miras oplosan tutup merah di kawasan Terminal Kenjeran, Minggu (22/4/2018) sore kemarin.

Penangkapan penjual dan produsen miras oplosan ini dilakukan polisi setelah memeriksa keterangan 3 peserta pesta miras yag masih hidup. Yakni Sulaiman (50), warga Jl Pacar Keling IV/1A, Wimpie Hartono (38), warga Jl Belahan, serta Goenadi (53), warga Jl Pacar Keling IV/3 Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, menjelaskan 2 penjual yang diamankan tim gabungan Sat Reskrim dan Sat Reskoba Polrestabes Surabaya serta Polsek Tambaksari adalah Kusman (59), warga Oro-oro I/26 dan Gatot Subandridjo (47), warga Pacar Kembang III/70.

Dari dua penjual miras oplosan itu diperoleh keterangan mereka kulakan dari Soedi (54), warga Bulak Setro Utara 15 Bulak, Kenjeran, yang bertindak sebagai produsen sekaligus pengoplos miras.

“Mereka sudah kami tetapkan menjadi tersangka dan dijerat pasal berlapis. Yakni Pasal 204 ayat (1) dan (2) KUHP dan atau Pasal 140 dan atau Pasal 141 atau Pasal 142 UURI No 18 Tahun 2012 tentang pangan,” jelasnya, Senin (23/4/2018).

Selain mengamankan para penjual dan produses miras, Polrestabes Surabaya juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti 274 botol miras oplosan siap jual dengan ciri khas tutup merah, peralatan untuk mengoplos miras serta 3 galon air mineral berisi bahan kimia ethanol yang biasa digunakan sebagai bahan utama pembuatan minuman mematikan tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga kawasan Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, digemparkan dengan tewasnya tiga orang akibat pesta miras oplosan, Minggu (22/4/2018). Masing-masing Pramuji Arianto (49) warga Jl Pacar Keling IV/2, Wahyudi (52) Jl Pacar Keling IV/3 dan Syamsul Hidayat (38) Jl Pacar Keling IV/1B.

Menurut informasi yang dihimpun Lensa Indonesia di lokasi, Pramuji Arianto meninggal pada Minggu (22/4/2018) sekitar pukul 03.00 WIB dan sudah dimakamkan sekitar pukul 13.00 WIB. Sementara Wahyudi dan Syamsul Hidayat meninggal sekitar pukul 12.00 WIB dan tidak langsung dimakamkan karena dilakukan otopsi terlebih dahulu ke RS Bhayangkara Polda Jatim.

Kapolsek Tambaksari Kompol Prayitno mengatakan, pihaknya sudah mengamankan dua botol bekas 600 ml berbau miras (oplosan). Selanjutnya, polisi akan mendalami temuan doa botol bekas miras oplosan yang ditemukan di sekitar lokasi pesta miras para korban tersebut. “Para korban ini pesta mirasnya Sabtu malam hingga Minggu dini hari,” ujarnya kepada Lensa Indonesia. @nanda