Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Polisi akan periksa Amien Rais
Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. FOTO: istimewa
DKI

Polisi akan periksa Amien Rais 

LENSAINDONESIA.COM: Politikus senior Amien Rais akan menjalani pemeriksaan penyidik Polda Metro Jaya. Hal ini terkait laporan Ketua Umum Cyber Indonesia Aulia Fahmi yang menuduh mantan Ketua MPR itu menyebarkan ujaran kebencian dan penodaan agama.

“Untuk Amien Rais pastinya setelah memeriksa pelapor, kemudian kami akan tanya apakah ada saksi selain yang diajukan pelapor,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (3/5/2018) mengutip CNNIndonesia.

Menurut Adi pemeriksaan Amien sebagai terlapor akan dilakukan setelah pihaknya memeriksa saksi ahli. Pada kasus ini kepolisian akan melibatkan sejumlah ahli seperti ahli bahasa maupun ahli agama.

Keterangan saksi pelapor dan saksi ahli akan disandingkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Kalau itu sudah diambil keterangannya, kalau keterangan ahli dan lain mendukung konstruksi pelapor, nanti baru kami akan ada tahapan-tahapan selanjutnya,” kata Adi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan polisi masih menyelidiki laporan yang ditujukan kepada Amien Rais tentang pernyataan ‘partai setan dan partai Allah’ yang dilaporkan oleh Ketua Cyber Indonesia, Aulia Fahmi.

Amien dilaporkan dengan pasal 28 ayat 2 Juncto pasal 45 ayat 2 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik tentang Dugaan Ujaran Kebencian SARA dan Pasal 156a KUHP tentang Penodaan Agama.

Amien Rais dalam tausiyah usai mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

“Sekarang ini kita harus menggerakkan seluruh kekuatan bangsa ini untuk bergabung dan kekuatan dengan sebuah partai. Bukan hanya PAN, PKS, Gerindra, tapi kelompok yang membela agama Allah, yaitu hizbullah. Untuk melawan siapa? untuk melawan hizbusy syaithan,” kata Amien.

Baca Juga:  Antisipasi banjir kiriman, Komisi C ingatkan Pemkot Surabaya soal tanggul Kali Lamong yang jebol

Ia melanjutkan, orang-orang yang anti-Tuhan, akan otomatis bergabung dalam partai besar, yang disebutnya sebagai partai setan.

Sementara orang yang beriman bergabung di sebuah partai besar yang namanya hizbullah, Partai Allah. “Partai yang memenangkan perjuangan dan memetik kejayaan,” katanya.@licom