LENSAINDONESIA.COM: PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X gelar Pelatihan Petani Milenial di Kediri, Senin hingga Selasa (07-08/5/2018).

Sekitar 60 orang petani muda binaan 9 pabrik gula milik PTPN X dari Sidoarjo, Jombang, Nganjuk, Kediri dan Tulungagung mengikuti pelatihan tersebut.

Praktik mekanisasi cane planter dan peragaan kompos aplikator juga digelar.

Direktur Utama PTPN X Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, pihaknya berupaya menaikkan kualitas pengelolaan on farm.

“PTPN X memiliki petani tebu sejumlah 9.000 kelompok. Ini merupakan potensi unggul untuk terus meningkatkan jumlah areal tanam tebu di wilayah PTPN X. Pelatihan milenial ini jadi strategi untuk memotivasi petani muda terkait menanam tebu,” papar Dwi dalam keterangan tertulisnya” Rabu (09/05/2018).
.
Selain itu, upaya peningkatan layanan untuk petani melalui penerapan mekanisasi sejak tahun 2011 dan kini mengarah pada penerapan mekanisasi penuh.

“Penerapan mekanisasi ini bertujuan agar pekerjaan on farm lebih efisien sehingga pertumbuhan tanaman menjadi seragam,” tandas Dwi.

Dwi menambahkan, adanya mekanisasi ini juga membuat kualitas Bahan Baku Tebu (BBT) terdongkrak, sebab semua upaya intensifikasi bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

“Tak hanya itu, melalui pelaksanakan rating varietas sebagai parameter keragaman dan potensi tebu yang memberi gambaran langsung kepada petani terkait varietas-varietas unggul lain,” imbuhnya.

9 varietas jadi andalan

Sembilan varietas yang berpotensi lebih unggul dibanding Bululawang untuk meningkatkan pendapatan kebun dan minat budidaya tebu lebih luas lagi.

Lima varietas diantaranya merupakan rekayasa pemuliaan di Puslit Gula Jengkol.

Selain itu, disediakan warung tebu sebagai kebun display varietas-varietas tebu unggulan yang bisa dipilih petani, dan kini sedang dikembangkan di Jombang dan Kediri, dibarengi penerbitan buku katalognya. @Rel-Eld