Penandatangan MoU pelayanan kesehatan bagi penumpang kereta api antara PT KAI Daop 8 dengan Laboratorium Paramitha. FOTO: Iwan-licom
Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: PT Kereta Api Indonesia (KAI) DAOP 8 Surabaya meningkatkan pelayanan penumpang dalam bidang kesehatan.

Kali ini, inovasi layanan kesehatan tersebut bekerjasama dengan Laboratorium Pramita Cabang Surabaya bagi penumpang kereta api.

Pengguna jasa kereta api akan mendapatkan diskon 10 persen untuk all item pemerikasaan serta 20 persen untuk paket medical check up hanya dengan menunjukkan Boarding Pass.

Djainuri, Deputi EVP PT KAI Daop 8 Surabaya, mengatakan, apa yang di program ini salah satu bentuk komitmen PT KAI Daop 8 memberikan pelayanan lebih kepada pengguna jasa kereta api, khususnya terkait kesehatan.

Sedangkan dipilihnya Laboratorium Pramita, kata Djainuri, karena laboratorium yang memiliki kantor cabang pusat di jalan Adityawarman itu sudah tidak diragukan lagi kualitasnya dalam layanan jasa kesehatan hingga dipercaya sebagai mitra sehat keluarga Indonesia.

“Bahkan pegawai Daop 8 kalau medical check up, semuanya di Laboratorium Pramita. Jadi, kualitas pelayanannya sudah tidak diragukan lagi. Makanya sekarang, setelah pegawai, kita kembangkan ke pengguna jasa kereta api di Daops 8. Dan program ini juga untuk semua kelas,” katanya disela penandangtanganan MoU di Stasiun Gubeng Baru, Rabu (09/05/2018) sore.

Sementara Anik Widyastutik, Kepala Cabang Laboratorium Pramita Surabaya Ngagel menambahkan, cara potogan harga pada saat cek kesehatan bagi penumpang KA di Laboratorium Pramita, pengguna jasa kereta api hanya cukup menunjukkan tiket boarding pass mulai 7 Mei 2018 hingga 31 Maret 2019. Penukaran diskon boarding pass, akan berlaku maksimal 30 hari sejak tanggal keberangkatan.

“Jadi satu boarding pass berlaku untuk maksimal 4 orang,” kata Anik Widyastutik,

Ditambahkan Anik, adapun fasilitas medical check up yang tersedia meliputi, Laboratorium Klinik, Mikrobiologi, dan Bioteknologi (PCR). Kemudan Radiologi meliputi, foto rontgent polos, kontras, dental, panoramic 2D & 3D, Cephalometry dan mammography.

Untuk Ultrasonography, meliputi USG Abdomen, USG 4 dimensi (kandungan), USG Jantung, USG Organ, USG Jaringan Lunak dan USG Carotis. Sedangkan Elektromedis, meliputi ECG, Treadmill, Holter Monitor Test, Autospirometry, EEG, Bone Densitometry, dan Trans Cranial Doppler.@wan