Ilustrasi Kapal berbendera asing. (foto: istimewa)
Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Kapal Pengawas Perikanan (KP) HIU 04, menangkap dua kapal perikanan asing pada Senin (14/5/2018) yang diduga “illegal fishing”. Kedua kapal perikanan asing tersebut berbendera Vietnam diamankan aparat di perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) sekitar Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau.

Demikian disampaikan oleh Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Nilanto Perbowo, Rabu (16/5/2018).

“(Penangkapan) dilakukan saat KP Hiu 04 melaksanakan operasi rutin di sekitar Laut Natuna Utara untuk mengawasi kapal-kapal perikanan yang melakukan illegal fishing,” ujarnya dalam keteranganya.

Dijelaskan Nilanto, bahwa deteksi pertama atas keberadaan kapal itu muncul pada Senin pukul 03.35 WIB, di ZEEI Laut Natuna Utara. Pengejaran dilakukan dan kapal motor (KM) BV 97192 TS (GT. 140) yang menggunakan alat tangkap terlarang bisa diberhentikan. Kapal tersebut terdapat 13 awak kapal berkebangsaan Vietnam.

Nilanto melanjutkan, di hari yang sama sekitar pukul 04.30 WIB, KP Hiu 04 menghentikan KM BV 99922 TS (GT. 90), berawak tiga orang, dan kapal ini diduga merupakan kapal bantu KM BV 97192 TS. Saat diperiksa, di dalam kapal tersebut ditemukan alat tangkap pair trawl yang masuk daftar larangan pakai.

Selain itu, kapal juga tidak memiliki dokumen yang sah untuk melakukan penangkapan ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI).

“Pada pukul 05.00 WIB, kedua kapal dikawal KP Hiu 04 menuju Satuan Pengawasan (Satwas) Natuna, Kepulauan Riau, untuk proses hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan,” terangnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kapal-kapal tersebut diduga melakukan pelanggaran di bidang perikanan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana diubah dengan UU Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan dendamaksimal Rp 20 miliar.

Penangkapan atas dua kapal asing tersebut menambah jumlah kapal perikanan yang ditangkap oleh KKP melalui Kapal Pengawas Perikanan. Sampai dengan tanggal 16 Mei 2018, jumlah kapal perikanan ilegal yang ditangkap tercatat 39 kapal, yaitu delapan kapal Vietnam, 2 kapal Filipina, 1 kapal Malaysia, dan 28 kapal lokal.@licom