Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
PT Properti lepas La Chiva Tower di angka 750 unit
pembangunan proyek La Chiva Tower ini pihaknya menyiapkan dana sebesar Rp 550 milyar, sedangkan untuk Sandbridge Tower dana yang teralokasi sudah mencapai Rp 630 milyar. Foto-Eld
EKONOMI & BISNIS

PT Properti lepas La Chiva Tower di angka 750 unit 

LENSAINDONESIA.COM: PT Properti Tbk, perusahaan pengembang properti gelar Ground Breaking 2 tower sekaligus, yakni La Chiva Tower dan Sandbridge Tower di atas lahan 2,7 ha di kawasan Wiyung Surabaya.

Galih Saksono, Direktur Realti PPRO mengatakan, untuk pembangunan proyek La Chiva Tower ini pihaknya menyiapkan dana sebesar Rp 550 milyar, sedangkan untuk Sandbridge Tower dana yang teralokasi sudah mencapai Rp 630 milyar. Dan status sold out sudah disandang pada La Chiva Tower dari total melepas 936 unit.

La Chiva Tower sukses sebanyak 750 unit dari total 936 unit, untuk Sandbridge Tower tersedia 968 unit. Untuk itu, kami optimis hingga akhir tahun ini bisnis kami akan tumbuh sampai 20 persen,” papar Gilang kepada Lensaindonesia.com, Selasa (03/07/2018).

Ia menambahkan, dari catatan properti yang telah dikembangkan PPRO, Surabaya merupakan kota yang cukup menyumbang angka signifikan. Bahkan, total penjualan unit properti PPRO sendiri disumbang sebesar 50 persen dari Surabaya.

“Animo masyarakat nampak masih tinggi, buktinya sekitar 80 persen apartemen La Chia Tower sudah sold out, kendati saat ini masih dalam tahap Ground Breaking,” tandas Gilang.

PPRO bakal bangun Co Living Space

Sementara itu, Wiratno, Project Director Westown View mengungkapkan, pada La Chiva dan Sandbridge mengusung konsep Tropical Architecture dengan fasilitas Sky Pool, Star Gazing Area serta Wall challenge dengan nuansa tropis.

“Untuk pembangunan La Chiva Tower akan kami targetkan rampung pada awal tahun 2021 mendatang. Hal ini kami kebut karena permintaan konsumen semakin deras untuk segera kami menyelesaikan proyek berikutnya. Sebab di tahun ini, kami masih harus menyelesaikan 5 proyek lagi,” papar Wiratno.

Sekedar informasi, PPRO juga bakal mengembangkan hunian berkonsep Co Living Space, yakni lokasi perkantoran yang sekaligus bisa digunakan sebagai tempat tinggal di atas konsep tower.

Baca Juga:  Indonesia dominasi 30 persen sebagai konsumen properti Crown Group

“Ya, Co Living Space merupakan bentuk solusi kami untuk para pengusaha, pelaku usaha startup yang saat ini lagi trend. Dengan Co Living Space merupakan cara efektif untuk menghadapi kemacetan tengah kota agar pekerjaan bisa cepat terselesaikan. Setelah bekerja, konsumen sekaligus bisa beristirahat di Co Living Space tersebut, dari pada mengejar kemacetan menuju lokasi Co Working Space,” pungkas Wiratno.@Eld-Licom