Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Tik Tok resmi diblokir Kominfo, ini alasannya
HEADLINE

Tik Tok resmi diblokir Kominfo, ini alasannya 

LENSAINDONESIA.COM: Aplikasi yang tengah ngetren di kalangan milenial Indonesia, Tik Tok resmi diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika. Alasannya, aplikasi ini memiliki banyak konten negatif.

“Banyak konten yang negatif, terutama bagi anak-anak,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Selasa (3/7/2018).

Total ada delapan nama Domain Name System (DNS) terkait Tik Tok yang telah diblokir oleh Kominfo. Dia menyatakan Kominfo menerima 2.853 laporan dari masyarakat terkait aplikasi ini.

Keluhan yang disampaikan seputar fenomena dan perilaku pengguna mulai dari pornografi, asusila, LGBT, pelecehan agama, fitnah, serta konten yang dinilai meresahkan masyarakat dan anak-anak.

Saat memutuskan akan memblokir Tik Tok, Rudiantara mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Tak hanya itu, Kominfo mengaku sudah mengerahkan tim untuk menghubungi Tik Tok sejak Senin kemarin dan meminta adanya penanganan konten negatif di dalam platformnya, serta sampaikan bahwa Tik Tok harus mengikuti peraturan Indonesia dan harus memiliki tim monitoring dan pusat monitoring yang ada di Indonesia.

Pria yang akrab disapa Chief RA itu mengatakan bila Tik Tok sudah mematuhi aturan yang ada bisa saja pemblokiran dibuka. @dc/licom

Baca juga: Ini Petisi yang Bikin Tik Tok Akhirnya Diblokir

Agustiawan Imron, pembuat petisi berjudul ‘Blokir Aplikasi Tik Tok’, mengatakan platform yang sedang populer ini bisa menimbulkan masalah bagi banyak orang.

“Semakin lama, aplikasi tiktok lebih terlihat sebagai aplikasi untuk menyalurkan kebodohan banyak kalangan. Contohnya: Video tiktok anak-anak yang joget (maaf) dan bahkan sampai ke video pornografi. Bahkan yang terbaru adalah tiktok menjadikan sholat/ibadah sebagai alat hiburan,” tulisnya dalam penjelasan petisi tersebut.

Baca Juga:  Sofyan Edi pastikan Kota Malang selalu kondusif dan terhindar dari konflik sosial

Tonton juga: ‘Pengumuman! Tik-Tok Resmi Diblokir Kominfo’