Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Laskar Rakyat Jokowi desak Sofyan Bashir evaluasi kinerja Dirut PJB
Massa Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) menggelar demo di kantor Pembangkit Jawa-Bali (PJB) Jl Ketintang Baru, Surabaya, Senin (02/07/2018). FOTO: LICOM
AKTIVIS

Laskar Rakyat Jokowi desak Sofyan Bashir evaluasi kinerja Dirut PJB 

LENSAINDONESIA.COM: Ratusan massa Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) menggelar demo di halam kantor PT Pembangkit Jawa-Bali (PJB) Jl Ketintang Baru, Surabaya, Senin (02/07/2018).

Mereka mendesak Direktur Utama PT PLN Sofyan Bashir untuk mengevaluasi kinerja Direktur Utama PJB agar dapat melaksanakan program “35.000 Watt Listrik untuk Indonesia” yang telah diprogramkan pemerintah. Mengingat, pelaksanaan program ini libatkan corporate dari negara-negara luar sebagai peserta tender.

“Karena itu kami tekankan agar pihak management PJB, tetap pula konsisten menjaga martabat, wibawa serta nama baik negara Negara Kesatuan Republik Iindonesia di mata dunia internasional sebagai mana yang sering disampaikan Presiden Jokowi. Laskar Rakyat Jokowi sebagai mata dan telinga Jokowi tetap konsisten mendukung serta mengawal setiap program dan kebijakan pemerintah demi mewujudkan Indonesia yang berdikari (Nawacita Jokowi),” kata orator LRJ Asmoi Karim.

Menurut Asmoi, jika dalam pelaksanaan program 35.000 Watt Listrik untuk Indonesia ini ada oknum pejabat yang terindikasi bermain mata dengan oknum corporate untuk kepentingan pribadi atau kelompok atau terdapat dugaan pelanggaran hukumoleh oknum pejabat internal, maka perlu diproses hukum dan dikenakan sanksi pemecatan secara tidak hormat. “Bahwa komitmen Jokowi adalah prioritas utama bagi kami,” tegasnya.

Program “35.000 Watt Listrik untuk Indonesia” merupakan bentuk pemerintahan Joko Widodo untuk menciptakan kemandirian energi.

“Kami mendesak Bapak Sofyan Bashir, Direktur Utama PT PLN selaku induk perusahaan PJB segera mengevaluasi kinerja Direktur Utama PJB,” tandas aktivis Unipra Surabaya ini.@LI-13

Baca Juga:  BPK minta Dirut Pertamina setor Rp 234,82 miliar untuk negara, ada apa?