Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Rekapitulasi KPU Surabaya, Gus Ipul-Puti kalah telak
Pasangan cagub-cawagub Jatim 2018. FOTO: Istimewa
HEADLINE DEMOKRASI

Rekapitulasi KPU Surabaya, Gus Ipul-Puti kalah telak 

LENSAINDONESIA.COM: Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parwansa-Emil Elestianto Dardak menang mutlak dalam perolahan suara di Surabaya.

Dalam rekapitulasi suara Pilgub Jatim 2018 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, pasangan Khofifah-Emil Dardak memperoleh total suara sebanyak 579.246. Sementara, pasangan nomor 2 Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno hanya mengantongi 560.848 suara saja. Artinya, Khofifah-Emil unggul suara dari Gus Ipul-Puti.

Total suara yang masuk, baik yang sah maupun tidak sah, untuk Kota Surabaya sebanyak 1.166.484 suara. Dari jumlah itu, sebanyak 1.140.094 suara dinyatakan sah sedangkan 26.390 lainnya tidak sah.

Meskipun diwarnai hujan interupsi dari saksi pasangan calon no urut 2, Rapat Pleno tersebut selesai hingga hari Jumat (06/07/2018) dini hari.

Komisioner KPU kota Surabaya Divisi Teknis, Nurul Amalia mengatakan, setelah perhitungan rekapitulasi tingkat kota selesai di lakukan, surat suara akan langsung disetorkan di tingkat KPU provinsi. “Selanjutnya hasil rekapitulasi akan diserahkan ke Jatim,” katanya.

Komisioner KPU kota Surabaya Divisi Teknis Nurul Amalia. FOTO: Iwan-LICOM

Namun meskipun KPU Kota Surabaya telah menutup Rapat Pleno, namun masih ada interupsi dari Sukadar. Pasalnya, saksi Paslon nomor urut 2 itu, tetap menolak untuk menandatangani hasil rekapitulasi yang dilakukan. Menurutnya dikarenakan ada beberapa cacat administrasi yang terjadi selama proses pemungutan suara hingga rapat pleno rekapitulasi di tingkat kota.

“Perintah PKPU no 8, pasal 25 huruf C 3 perintahnya adalah setiap masyarakat yang hadir harus membubuhkan tanda tangan. Tapi, temuan yang kita dapatkan ada satu TPS yang tidak ada sama sekali temuan petugas KPPS yang tanda tangan,” kata Sukadar seusai rapat pleno.

Sebagai informasi, sejak awal rapat pleno yang berlangsung mulai sekitar pukul 10.00 – 01.30 WIB itu, Sukadar memang melakukan banyak manuver. Mulai dari hujan interupsi untuk pemaparan perhitungan suara dari para PPK, hingga meminta agar kotak suara dari TPS 6 dan 7 serta 40 Kecamatan Tambaksari dibuka.@wan

Baca Juga:  30 Negara ramaikan SIAL Interfood 2019 di JIExpo Kemayoran Jakarta