Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Pamit Nyaleg, Fandi Utomo malah didoakan jadi Wali Kota Surabaya
Caleg DPRRI PKB bersama ibu-ibu Muslimat NU Kota Surabaya. FOTO : Syarifa-LICOM
HEADLINE DEMOKRASI

Pamit Nyaleg, Fandi Utomo malah didoakan jadi Wali Kota Surabaya 

LENSAINDONESIA.COM: Ribuan ibu-ibu Muslimat Kota Surabaya mendoakan Fandi Utomo menjadi Wali Kota Surabaya. Hal ini terungkap ketika FU (sapaan akrab Fandi Utomo) pamit untuk maju dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 dalam acara Pengajian Umum dan Doa Bersama Muslimat Surabaya di Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Surabaya, Senin (16/7/2018) malam.

Jika dulu FU jadi Caleg DPR RI dari Partai Demokrat. Kini ia ‘loncat’ ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ketua PC Muslimat NU Surabaya Lilik Fadhilah mengatakan, Fandi Utomo merupakan tim pemenangan Khofifah-Emil dalam Pilgub Jatim lalu. Lilik juga menyebut FU adalah mantan Calon Walikota Surabaya tahun 2010 lalu.

“Pak Fandi niki mantan Calon Walikota yang dulu belum berhasil. Tapi untuk berikutnya harus berhasil,” kata Lilik spontan disambut dengan kata Amin oleh ibu-ibu muslimat yang berasal dari ranting se-Dapil 1 yang meliputi kecamatan Bubutan, Krembangan, Tegalsari, Genteng, Gubeng dan Simokerto.

Lebih lanjut ia menjelaskan dalam acara ini selain digelar untuk menjalin silaturrahim juga untuk doa bersama demi bangsa dan negara.

Sementara itu di tempat yang sama, Fandi Utomo mengajak ibu-ibu Muslimat untuk bersyukur atas kemenangan Khofifah-Emil dalam Pilgub Jatim. Namun, kemenangan ini bukanlah tujuan yang utama, karena ada tujuan yang lebih besar yakni menjadikan Jawa Timur yang Maju, Sejahtera dan Adil.

“Jadi sebenarnya ini hanyalah ihtiyar awal. Perjuangan belum selesai. Mari kita dukung bu Khofifah dan Pak Emil untuk menjadikan Jawa Timur yang Makmur, Maju, sejahtera dan adil pemerintahhannya,” jelas Fandi.

Fandi menambahkan tujuannya datang ke acara tersebut adalah untuk pamit maju dalam Pileg 2019 mendatang.

“Sebenarnya saya datang kesini untuk pamit Nyaleg, tapi kok didoakan jadi walikota. Saya ikut saja doa para ibu-ibu dan yang terpenting baik untuk saya dan keluarga,” tegas dia.

Baca Juga:  Paripurna Pimpinan Dewan, Adi Sutarwiyono sah pimpin DPRD Surabaya

Hadir dalam doa bersama itu, Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa. Di tempat tersebut, Khofifah menyeru persatuan untuk masyarakat Jawa Timur.

“Semua itu sudah selesai. Sampun rampun. Sekarang ayo bareng-bareng mbangun Jawa Timur. Yang punya majelis taklim, sekarang majelis taklimnya jalan seperti biasanya. Jangan ada yang sekarang nggak sopo-sopoan,” kata Khofifah.

Khofifah juga menyampaikan terima kasih kepada segenap muslimat dan relawan lainnya yang telah menjaga Pilgub Jatim berjalan dengan damai.

“Kita sudah dewasa untuk berdemokrasi. Relawan-relawan bagus Matur suwun. Pak Fandi Utomo juga matur suwun. Niki seng ngurusi saksi Pak Fandi Utomo. Dan matur nuwun seluruh keluarga besar Muslimat NU sak Suroboyo. Mudah-mudahan dicatat Allah sebagai jariyah sampeyanl sedoyo,” pungkasnya.@sarifa