Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.   
Pelindo III siap asuransikan kapal di daerah operasionalnya
Acara penandatangan kerja sama antara Pelindo III dengan PT Jasindo di Surabaya, Rabu (18/07/2018). Foto-ist
Bisnis

Pelindo III siap asuransikan kapal di daerah operasionalnya 

LENSAINDONESIA.COM: Pelindo III menginisiasi sinergi BUMN dengan Asuransi Jasindo untuk menyediakan asuransi Protection & Indemnity (P&I) khususnya untuk  kapal di wilayah operasionalnya.

“Asuransi P&I meliputi jaminan penyingkiran bangkai kapal (wreck removal) dan jaminan penanggulangan polusi minyak (oil pollution) dari kapal yang ada di pelabuhan di mana terminal-terminal yang dikelola Pelindo III beroperasi,” ujar Dirut Jasindo Untung Hadi Santosa di Surabaya, Rabu (18/07/2018).

Untung menambahkan, Pelabuhan-pelabuhan tersebut meliputi Tanjung Perak Surabaya, Tanjung Emas Semarang, Banjarmasin, Gresik, Tanjung Intan Cilacap, Kotabaru, dan Benoa Bali. Dan total nilai jaminan (limit of liability) bisa mencapai 50 juta dolar AS untuk setiap kapal yang tertanggung asuransi tersebut.

Sementara itu, CEO Pelindo III Ari Askharadi kesempatan yang sama menyampaikan, sinergi dengan Jasindo kali ini merupakan respon cepat Pelindo III guna mendukung upaya pemerintah meningkatkan standar keselamatan dan layanan kinerja di sektor maritim.

“Ide untuk menyediakan asuransi tersebut berawal dari cerita pengguna jasa pelabuhan terkait adanya kebutuhan asuransi untuk kapalnya. Lalu tercetuslah konsep ‘insurance on arrival’ yang terinspirasi dari ‘visa on arrival’ pada layanan di bandar udara. Jadi produk asuransinya, menyesuaikan permintaan pasar akan perlindungan tertentu dalam waktu terbatas menurut kebutuhan,” tandas Ari.

Ari juga memaparkan, asuransi yang disediakan Jasindo ini menjadi solusi perlindungan risiko terhadap para pemilik kapal dan operator.

“Biasanya (asuransi) P&I itu jangka waktunya satu tahun, ini bisa berlaku hanya selama 8 hari saja sesuai kebutuhan operasional kapal selama berada di satu pelabuhan. Sehingga efisien dan lebih terjangkau, makaharapan kami bisa meningkatkan partisipasi pemilik kapal dan operator untuk comply (taat aturan). Sebab asuransi kapal merupakan amanat undang-undang,” tegas Ari.

Baca Juga:  Wagub Emil Dardak resmikan showroom PT Indosan Berkat Bersama di Surabaya

Per 1 Agustus 2018, Pelindo III akan menjalankan amanat Peraturan Dirjen Perhubungan Laut tahun 2014 tanggal 3 Desember 2014 terkait tata cara pengenaan sanksi tidak diberikan pelayanan operasional kapal. Serta SE Menteri Perhubungan tanggal 8 Desember 2014 tentang kewajiban mengasuransikan kapal dengan asuransi penyingkiran kerangka kapal dan/atau perlindungan ganti rugi. Sehingga setiap kapal yang akan berkegiatan di terminal yang dioperasikan Pelindo III harus memiliki asuransi kapal minimal WROP (wreck removal & oil pollution).

Rp 72 miliar untuk keluarga besar Pelindo III

Pelindo III juga penyediaan asuransi kesehatan untuk pegawai, keluarga, dan pensiunan. Terkait layanan asuransi kesehatan, Pelindo III sudah menyiapkan dana sebesar Rp 72 miliar untuk kebutuhan asuransi keluarga besar perusahaan.

“Pelindo III menerapkan prinsip employee first, bukan customer first. Employee (karyawan) perlu dibuat sejahtera dan happy (bahagia) dahulu. Sehingga dengan begitu perusahaan bisa lebih optimal dalam melayani customer (pengguna jasa) dan stakeholder (pemangku kepentingan),” tutur Ari.

Ia menambahkan, dengan sistem indemnity tersebut, maka pegawai Pelindo III dapat lebih fleksibel dalam mengakses layanan kesehatan. Karena bisa langsung berobat ke dokter spesialis dengan menyesuaikan limit asuransi masing-masing.

“Saat ini telah ada 108 provider kesehatan yang berada di 7 provinsi wilayah kerja Pelindo III. Selain itu biayanya juga lebih efisien bagi perusahaan yang menanggung pembayaran asuransi keluarga besarnya.@Rel-Licom