Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Sidang putusan terhadap Veronita (20) warga Jl Tambak Wedi Baru, terdakwa kasus prostitusi online demi mendapatkan kepuasan hubungan seks threesome, Rabu (18/7/2018), harus ditunda Ketua Majelis Hakim Hariyanto.

Atas ditundanya sidang putusan tersebut, terdakwa yang dituntut 3 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut umum (JPU) Suparlan dari Kejari Surabaya, karena menjual suaminya via Facebook ini tidak bisa langsung bebas.

Ketua Majelis Hakim Hariyanto sesaat membuka sidang mengatakan kepada kuasa hukum terdakwa bahwa sidang putusan harus ditunda karena masa penahanan Veronita sudah habis dan Pengadilan Negeri Surabaya akan melakukan perpanjangan.

“Sidang kita tunda dulu, karena masa penahanannya sudah habis hari ini dan kami akan mengajukan perpanjangan ke Pengadilan Tinggi (PT). Nanti kalau diputus sekarang dan terdakwa pikir-pikir, ini yang repot dan bisa langsung bebas,” ungkap Hariyanto.

Kuasa hukum terdakwa Tripurwanto ditemui usai sidang, mengaku sangat kecewa terhadap pengadilan yang dianggapnya telah melakukan kecerobohan. “Ini pengadilan sudah ceroboh, seharusnya perpanjangan dilakukan satu minggu sebelumnya, bukan sekarang,” ungkapnya kecewa.

Disinggung pemberitahuan masa penahanan kliennya yang habis hari ini, Tripurwanto mengaku baru diberi kabar sebelum sidang dimulai. Namun pemberitahuan tersebut dilakukan secara lisan. “Secara formal (surat) tidak ada. Tadi bari dikasih kabar secara lisan,” pungkasnya.

Perlu diketahui, kasus ini berawal saat terdakwa Veronita bersama Mochammad Reza Rizky Pratama (suami terdakwa) menawarkan dan menjual diri dengan cara memajang foto terdakwa sendiri di Facebook milik suami terdakwa.

Terdakwa Veronita saat itu masuk ke Grup Facebook (fantasi real of pasutri) dengan mengupdate status: Cari partner threesome bermodal area Surabaya. Lalu terdakwa chat dengan saksi Danil melalui pertemanan dan berlanjut saling tukar nomor ponsel. Keduanya sepakat tarif Rp 500 ribu.

Kemudian terdakwa dan saksi Mochammad Reza Rizky Pratama, boking kamar 308 lantai III di Hotel Sparkling, tak lama kemudian saksi Danil datang dan memberi uang muka Rp 300 ribu kepada terdakwa dan sisanya akan diberikan setelah melakukan hubungan badan dengan terdakwa.

Disaat terdakwa Veronita, saksi Mochammad Reza Rizky Pratama dan Danil melakukan seks threesome, Unit PPA Sat Reskrim Polrestabes Surabaya masuk melakukan penggerebekan. @rofik