Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Api abadi Asian Games 2018 singgah di makam Bung Karno
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani menyerahkan api abadi obor Asian Games 2018 kepada Ling Ling Agustin, mantan atlit tenis meja Olimpiade 92 Barcelona di Taman Makam Bung Karno di Kota Blitar, Jumat (20/08/2018). FOTO: fredy-LICOM
HEADLINE SPORT

Api abadi Asian Games 2018 singgah di makam Bung Karno 

LENSAINDONESIA.COM: Kota Blitar Jawa Timur menjadi satu tempat singgah api abadi obor Asian Games 2018.

Acara ini mendapat sambutan positif dari ratusan warga yang berkumpul di kawasan wisata Makam Bung Karno (MBK) di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jumat, (20/07/2018) siang.

Meski perjalanan api abadi mengalami sedikit keterlambatan, mereka tetap semangat dan terlihat begitu antusias menyaksikan jalannya prosesi persiapan pagelaran olahraga tingkat Asia ini.

Kedatangan api abadi disambut kesenian rampak kendang jimbe sebelum diserah terimakan Serah terima api abadi kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani kepada Ling Ling Agustin, mantan atlit tenis meja Indonesia di Olimpiade 92 Barcelona.

“Ini adalah salah satu rangkaian untuk menuju pembukaan Asian Games 2018, yang sudah mulai dari India. Api abdi untuk obor diambil dari Indonesia. Kita ambil dari api abadi Merapi yang ada di Gerobokan Jawa tengah. Api abadi ini kemudian diarak, muter Yogyakarta, lalu muter ke Solo kemudian mendarat di Bandara Abdul Rachman Saleh, Kabupaten Malang, langsung ke Blitar lalu balik lagi di Malang. Yang akan melewati 54 kota dan 18 provinsi, nanti ujungnya di 17 Agustus 2018 dan di terima oleh Presiden untuk kemudian di bawa ke Gelora Bung Karno, Jakarta,” kata Puan.

Cucu Soekarno itu menyampaikan, selama di Blitar, api abadi ini akan dibawa dengan arak-arakan melewati City Walk di depan MBK menuju ke kantor Wali Kota Blitar di Jl Merdeka.

Setelah itu, sesampainya di kantor Wali Kota Blitar akan dilakukan serah terima obor lagi, kemudian di arak ke Malang kota.

“Ini Kita mengulang lagi sejarah pertama kali Asian Games di Indonesia pada tahun 1962 presiden RI Soekarno, kemudian setelah 56 tahun kita menjadi tuan rumah ke dua Asian Games di Indonesia,” imbuh Puan.@fredy

Baca Juga:  Bahas penguatan neraca perdagangan, Presiden ingatkan para menteri fokus terobosan tekan defisit