Trending News

18 Aug 2019
Sebulan kabur dari lapas, napi kasus pembunuhan ditangkap di Madura
Jidi saat diamankan di Mapolres Sampang. FOTO: Istimewa
HEADLINE JATIM RAYA

Sebulan kabur dari lapas, napi kasus pembunuhan ditangkap di Madura 

LENSAINDONESIA.COM: Pelarian Jidi berakhir setelah hampir sebulan melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Porong.

Narapidana kasus pembunuhan tersebut berhasil ditangkap petugas gabungan dari Lapas, Polres Sampang dan Polsek Camplong di rumah NH istrinya di Desa Anggersek, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Selasa (17/07/2018) lalu.

Kepala Lapas Kelas I Porong, Pargiyono membenarkan atas tertangkapnya boronan ini. Penangkapan dilakuka setelah pihaknya mendapatkan informasi dari anggota Polsek Camplong, kalau Jidi berada di dalam wilayahnya.

“Kami mendapatkan informasi dari anggota kepolisian bahwa Jidi menikah dengan NH, warga Desa Benje Tabulu,” terang Pargiyono Jumat (20/07/2018).

Masih kata Pargiyono, usai mendapatkan laporan pihak Lapas diminta untuk tidak langsung mengambil tindakan melainkan menunggu tim dari kepolisian memantau pergerakan Jidi. Pemantauan dilakukan selama enam hari.

Dalam pengintaian Jidi setiap mengunjungi istri pada tengah malam dan paginya langsung pergi. Sampai pada hari ketujuh petugas dari Polsek Camplong dan Polres Sampang menggerebek dan menangkap Jidi tanpa perlawanan.

“Pelaku sempat bersembunyi di bawah kasur,” ungkapnya.

Selanjutnya, tim Lapas Kelas I Porong melakukan penjemputan dan diserahkan pada siang harinya sekitar pukul 15.00 di Mapolres Sampang. Hingga rombongan tim penjemput sampai di Porong sekitar pukul 18:30 wib.

“Jidi kondisinya sehat. Kini ditempatkan di Sel Pengamanan dan dilakukan pembinaan intensif,” imbuhnya.

Pargiyono mengapresiasi atas kinerja Polres Sampang, serta terjalinnya koordinasi dan kerjasama yang baik antara Lapas dan kepolisian, khususnya Polres Sampang dan Polsek Camplong.

“Sinergitas yang baik membuat kinerja aparat negara menjadi lebih efisien. Semoga hubungan baik ini bisa terus terjalin ke depannya,” pungkasnya.@arief

Baca Juga:  Dikepung warga, Asrama mahasiswa Papua di Surabaya gelap gulita

Related posts