Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.  
Deklarasi pasangan Capres Prabowo , Alumni 212 tunggu rekomendasi Habib Rizieq dari Makkah
Prabowo Subianto dan Habib Rizieq. @dok.ist
HEADLINE DEMOKRASI

Deklarasi pasangan Capres Prabowo , Alumni 212 tunggu rekomendasi Habib Rizieq dari Makkah 

LENSAINDONESIA.COM: Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Ust H Slamet Ma’arif menyatakan akan terus mendorong kesepakatan partai koalisi keumatan (Gerindra, PAN, PKS, PBB, Partai Berkarya, Partai Idaman) terkait mengusung Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden untuk dapat memenangkan Pilpres 2019.

“Sangat kemungkinan besar partai koalisi keumatan akan mencalonkan Prabowo Subinto sebagai Capres.  Kini, terus digodok nama Cawapres,” ungkap Ustd.H Slamet Ma’arif seraya mengakui kini mengerucut dua nama figur, hari ini (24/7/2018).

Apakah kedua nama tersebut ada kaitan dengan AY alias Agus Yudhoyono (Demokrat) dan Achmad Heryawan dari PKS, Slamet Ma’arif tidak menyebutkan. Menurutnya, kedua nama itu kini terus didiskusikan untuk ditetapkan satu nama.

“Ada kesamaan pandangan di antara peserta pertemuan, bahwa bangsa ini harus segera diselamatkan. Kepemimpinan nasional harus ada pergantian,” kata Slamet Ma’arif.

Persaudaraan Alumni 212, diakui Slamet Ma’arif, turut berperanan dalam menyelamatkan bangsa. ,Karena itu, persatuan umat harus diikat terus. “Dalam waktu dekat akan segera deklarasi koalisi partai keumatan,”  kata Ketum PA 212.

Menyinggung pertemuan Persaudaraan Alumni 212 pada Senin malam (23/7/32018) di Hotel Sultan Jakarta, Slamet Ma’Arif mengatakan berjalan sesuai harapan. Diskusi tersebut membahas masalah kepemimpinan nasional Indonesia harus dipimpin oleh pemimpin yang berani, tegas, dan tidak berkhianat kepada bangsa dan agamanya.

Pertemuan dihadiri Prabowo Soebianto dan politisi senior PAN Amien Rais yang merupakan salah satu tokoh sentra reformasi 1998 itu tidak hanya membahas masalah kepemimpinan nasional. Menurut Ketua Media Centre PA 212, Novel Bamukmin, juga dibahas masalah keumatan dan kebangsaan. “Misal,  persoalan pertahanan NKRI,  kasus-kasus besar PLN, Pertamina, dan masalah Maskapai Penerbangan Garuda,” katanya.

Terkait finalisasi pasangan Capres Cawapres yang akan diusung,  menurut Novel, tetap menunggu sidang Ijtima Ulama yang lebih matang lagi  pada 27-29 Juli mendatang. Baru kemudian digelar deklarasi Capres dan Cawapres.  Tapi, hal ini setelah ada rekomendasi dari Habib Rizieq Shihab (HRS) di Makkah.

Baca Juga:  Anggota Fraksi Golkar DPRD Surabaya diperiksa Kejari terkait dugaan korupsi Jasmas

“Mari kita dukung dan doakan agar Ijtima ulama sukses dan berkah,” katanya.

Pertemuan di Hotel Sultan, PKS dan Partai Berkarya berhalangan hadir. Dari kalangan ulama dan tokoh PA 212, ada KH Kholil Ridwan (DDII ), KH Ahmad Shobri lubis (Ketum FPI), KH Maksum Bondowoso, KH Ahmad Maksum Ciamis, Abah Raud ( Adzikra), Usamah Hisyam (Ketum Parmusi ), KH Misbahul Anam ( GNPF Ulama ), Syarwan Hamid, Egy Sudjana, Ahmad Mikhdan, dan tokoh tokoh lainnya. @sofie