Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Prabowo dan Amien Rais bertemu  di Hotel Sultan, nama gerakan “212” berhembus lagi
Prabowo dan Amien Rais saat silaturahmi dengan Habib Riziek di Makkah. @dok.istimewa
HEADLINE DEMOKRASI

Prabowo dan Amien Rais bertemu  di Hotel Sultan, nama gerakan “212” berhembus lagi 

LENSAINDONESIA.COM: Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasioal (PAN) Amien Rais dalam pertemuan Persaudaraan Alumni (PA) 212. Pertemuan berlangsung di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Senin malam (23/7/2018).

Pertemuan kedua tokoh yang sangat diperhitungkan kubu koalisi partai politik pendukung Jokowi dalam Pilpres 2019 itu berlangsung sekitar satu setengah jam. Pertemuan yang seolah menghembuskan kembali nama gerakan 212 ini tertutup untuk awak media.

Selain Prabowo dan Amein Rais, yang juga Ketua Dewan Penasehat Pengurus Pusat PA 212, Nampak sejumlah tokoh ikut hadir di  pertemuan itu. Prabowo hadir didampingi Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.

Saat dikerumuni awak media, Prabowo menerangkan agenda pertemuan hanya bincang-bincang. Hanya saja, Prabowo tidak merinci perbincangan yang dibahas dalam petemuan yang berlangsung satu setengah jam.  Begitu pula Amien Rais yang saat itu bersama Prabobo. “Biasalah hanya bincang-bincang,” kata Prabowo.

“Hanya bertukar pikiran,” sela Amien Rais.

Amien Rais mengaku, pertemuan tersebut belum melibatkan semua ulama yang berada di gerakan membela Islam dengan sebutan “212”. Sehingga, belum mengarah koalisi  menghadapi bursa Pilpres 2019.

“Kan belum bertemu dengan semua ulama-ulama. Jadi, masih open minded,” kata politikus yang termasuk tokoh pelopor reformasi 1998 ini.

Agenda pertemuan dengan Prabowo sebagai figur pesaing terkuat Jokowi di bursa Pilpres 212 ini, kabarnya, digagas Dewan Penasihat Pengurus Pusat Persaudaraan 212. Agendanya terkait bursa Pilpres 2019 terkait menghadapi Capres incumbent Joko Widodo. @fandi

 

 

Baca Juga:  FKPPI Jatim perkuat kemitraan dengan masyarakat jaga keutuhan NKRI