Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Buntut kisruh antar pemilik saham PT Surabaya Country, Dirut Bambang dituntut 24 bulan
Dirut PT Surabaya Country didakwa menggelapkan saham perusahaan, mendengarkan tuntutan JPU. @rofik
HEADLINE JATIM RAYA

Buntut kisruh antar pemilik saham PT Surabaya Country, Dirut Bambang dituntut 24 bulan 

LENSAINDONESIA.COM: Jaksa Penuntut Umum (JPU) Darmawati Lahang mengajukan tuntutan selama 24 bulan penjara terhadap Bambang Poerniawan, Direktur Utama PT Surabaya Country. Pria kelahiran 62 tahun silam ini dinilai  terbukti melanggar pidana penggelapan sesuai pasal 374 KUHP.

” Menyatakan bahwa terdakwa Bambang Poerniawan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penggelapan sebagaimana tertuang dalam pasal 374 KUHP,” ujar JPU Darmawati Lahang, Selasa (24/8/2018).

Dalam tuntutan, JPU juga menyebut hal yang meringankan terdakwa, yakni bersikap sopan selama persidangan, belum pernah dihukum, dan pernah menyiapkan BG untuk diberikan pada saksi korban, Soesastro Soephomo sebesar Rp 300 juta dan saksi Syafii sebesar Rp 210 juta.

“Sedangkan yang memberatkan, terdakwa tidak mengakui perbuatannya, dan perbuatan terdakwa merugikan korban,” ujar JPU.

Usai sidang, Bambang Poerniawan mengaku tidak menerima tuntutan Jaksa tersebut. Bambang ngotot tidak melakukan perbuatan sebagaimana yang didakwakan JPU. ” Kalau saya bersalah, saya dihukum mati saja nggak apa-apa,” ujarnya.

Bambang  Poerniawan diseret ke pengadilan terkait laporan atas tuduhan  penipuan dan penggelapan terhadap saham  milik Susastro Soephomo dan Achmad Safi’i, di PT Surabaya Country.

Kisruh antar teman terkait kepemilikan saham perusahaan itu, kedua korban menuduh pihak direksi Surabaya Cauntry kurang transparan terhadap birokrasi maupun  keuangan. @rofik

Baca Juga:  Ma'ruf Amin berangkat menuju lokasi pelantikan