Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Elizabeth Glory Victory ajak generasi muda tak apatis pada politik
CANTIKA

Elizabeth Glory Victory ajak generasi muda tak apatis pada politik 

LENSAINDONESIA.COM: Elisabeth Glory Victory, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Petra Surabaya punya cara tersendiri menghadapi tahun politik. Yaitu membuat vlog agar generasi muda tidak apatis pada politik.

Lewat vlog, gadis cantik ini menyoroti adanya ketidakpercayaan (distrust) anak muda terhadap pemerintah akibat gap komunikasi.

Dalam vlognya, gadis yang biasa disapa Ory ini menyatakan keinginannya agar masyarakat Indonesia terutama anak-anak muda dan kaum terpelajar tidak lagi apatis dan peduli terhadap politik.

Sebagai mahasiswa, Ory sering mendengar perkataan teman-temannya bahwa siapapun pemimpinnya, tidak akan ada perubahan, politik dianggap jauh dari kita.

“Buruknya persepsi terhadap pemerintah ini menimbulkan apatisme di kalangan mahasiswa. Publisitas akan bobroknya Indonesia juga menambah gap dan distrust politik di kalangan masyarakat. Rasa kecewa menghambat kontribusi anak muda untuk membuat gebrakan, padahal kita anak-anak muda adalah kunci perubahan,” ungkap alumnus SMAKr Petra 2 ini.

Menyongsong 100 tahun Indonesia di tahun 2045 mendatang, mahasiswi kelahiran Ambon 20 tahun silam ini menyatakan keinginannya untuk menghentikan distrust politik yang ada.

“Indonesia butuh pemimpin, tapi bukan hanya di bidang politik, tetapi juga di sosial media. Karena itulah yang menyuntik informasi bagi mahasiswa seperti kami, agar menceritakan bahwa harapan itu masih ada dan bahkan sangat terang bagi yang mau berjuang,” ujar mahasiswa semester lima ini.

Lewat vlog ini pula, ia menjadi pemenang untuk kategori Kontribusiku untuk Negeri yang diselenggarakan Kantor Staf Presiden RI. Juri menilai substansi vlognya yang memberi pandangan tajam atas isu distrust anak muda dan menunjukkan aksi konkrit dengan menjadi influencer sosial politik.

Sebagai hadiah, Ory berkesempatan melakukan eduventure ke Kantor Staf Presiden di Jakarta pada 28-29 Juni 2018. Kantor Staf Presiden juga membiayai transportasi, akomodasi, dan juga memberikan uang saku sebesar Rp1 juta.

Baca Juga:  450 peserta banjiri ajang Telkomsel TED Fest

Selama di Jakarta, putri pasangan Mayri Suzana dan David Yenarto ini diajak berkeliling Kantor Staf Presiden, berdiskusi dengan para staf Kantor Staf Presiden, serta bertemu dengan Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia. @licom