LENSAINDONESIA.COM: Polsek Sedati, Sidoarjo mengamankan seorang pelaku penipuan di kawasan Terminal II Bandara Internasional Juanda.

Pelaku adalah Senna Isnu Wardana (23) warga jalan Jomblang Barat No 61-B RT 03/RW 05, Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Semarang.

Kapolsek Sedati AKP Hardyantoro melalui Kasi Humas Polsek Sedati, Aiptu Zainal Arifin mengatakan, menangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan telah terjadi tindak pidana penipuan terhadap empat calon penumpang asal Papua.

Penipuan itu berawal ketika korban Nelson Tenbak (26) warga jalan Mambruk RT 15/ RW 09 Kwamki Narama, Timika, Papua, bersama tiga orang temanya tiba di Terminal I Bandara Juanda rencana akan terbang ke Papua melalui pesawat Sriwijaya Air
pada hari Sabtu 03 Maret 2018 sekitar pukul 17:00 WIB.

Saat itu, pelaku datang menawarkan tiket pesawat yang harganya lebih murah.

Karena korban tertarik dengan tiket harga murah, pelaku dengan akal bulusnya pun mengajak korban ke Terminal II menggunakan Bus Damri untuk membeli tiket melalui kakak pelaku.

“Pelaku beralasan kalau kakaknya bekerja di terminal dua dan bisa mendapatkan tiket lebih murah. Selanjutnya korban diminta menyiapkan uang Rp. 5.700.000,” terang, Aiptu Zainal Arifin kepada lensaindonesia.com di Mapolsek Sedati, Senin (30/07/2018).

Pelaku, lanjut Aiptu Zainal, bukan hanya meminta uang saja tapi juga Hp korban, karena semua identitas korban tersimpan di Hp nya akhiranya korban memberikan Hp Oppo Type F1s miliknya ke pelaku. Namun, saat korban meminta untuk ikut pelaku menolak dengan alasan apabila korban ikut harga tiket lebih mahal.

“Korban menuruti permintaan pelaku. Setelah ditunggu selama 3 jam pelaku tak kunjung datang, baru korban sadar kalau dirinya jadi korban penipuan, ” ungkapnya.

Karena merasa menjadi korban penipuan, korban lantas melapor kepada petugas di bandara yang dilanjutkan ke Polsek Sedati.

Tak sampai 24 jam, pelaku penipuan berhasil dibekuk.

Di hadapan petugas, Senna Isnu Wardana ini mengaku telah empat kali berbuat yang sama dengan lokasi T 1 dan T 2 Bandara Juanda.

Sementara atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta dan pelaku beserta barang bukti yang diamankan petugas berupa 1 buah Jam tangan merk D&W, 1 dus book hp oppo F1s warna gold, 1 buah ID Card.

“Pelaku terancam dengan pasal 378 Jo pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan,” tegas Aiptu Zainal.@arief