Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Pernyataan Gubernur Jatim terpilih di Pilgub Jatim 2018 Khofifah Indar Parawansa yang menantang Fandi Utomo maju dalam pemilihan Wali Kota Surabaya ditanggapi jajaran pengurus DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ketua Dewan Syuro DPC PKB Surabaya Mas Yusuf mengaku setuju jika Fandi Utomo diusung sebagai bakal calon Wali Kota Surabaya dari PKB.

Meski PKB belum menentukan keputusan terkait kursi walikota, namun tantangan Ketua PP Muslimat NU disambut baik.

Menurutnya, tantangan itu adalah motivasi PKB untuk lebih giat dalam Pemilihan Legeslatif (Pileg) 2019 mendatang.

“Kami menyambut baik tantangan itu. Apalagi yang dimunculkan adalah Fandi Utomo,” kata Kiai Mas Yusuf, Rabu (08/08/2018).

Kiai Mas Yusuf juga menyebut, sampai saat ini memang belum ada keputusan dari partai soal urusan wali kota Surabaya.

Namun demikian, wacana ini akan tetap dibahas di internal PKB. Karena, saat ini PKB masih berkonsentrasi untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Kiai Mas Yusuf juga menegaskan secara pribadi ia setuju jika PKB mengusung Fandi Utomo dalam proses Wali Kota Surabaya. Namun, tentunya secara kelembagaan ada proses-proses yang harus dilalui.

“Tentunya masih ada proses yang panjang terkait wali kota ini. Saya ya setuju saja karena saya sendiri mengenal sosok Fandi Utomo,” katanya.

Sementara itu, di tempat yang sama Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf juga menyambut baik tantangan dari Khofifah Indar Parawansa. Namun, PKB tentunya harus berpikir realistis.

Saat ini PKB hanya memiliki 5 kursi di DPRD Kota Surabaya.

Tentunya di Pileg 2019 nanti harus menambah dulu perolehan kursi di DPRD Surabaya.

Jika persyaratan mengusung calon 20 persen kursi di perlemen, maka PKB harus punya 10 kursi lagi. Dengan begitu sudah bisa mengusung pasangan calon.

“Di Pileg ini PKB berkerja keras agar perolehan kursi bertambah. Dengan begitu akan semakkn mudah untuk mengusung pasangan calon,” cetus mantan Ketua DPRD Kota Surabaya ini.

Musyafak juga menyebut tantangan dari Khofifah ini dianggap sebagai motivasi bagi kader PKB untuk terus berjuang di Surabaya. “Kami menyambut baik tantangan itu dan optimis dapat mewujudkannya dengan perjuangan dan kerja keras,” tambahnya.

Sebelumnya, dalam acara tasyakuran dan doa bersama di Balai RW X Wonokusumo Lor, Surabaya Khofifah menantang Fandi Utomo untuk maju dalam bursa Wali kota Surabaya. Khofifah memberikan tantangan itu dihadapan ribuan warga Muslimat yang hadir dalam acara tersebut.

“Beliau dulu pernah calon wali kota, saya menantang ke beliau, ayo pak ikut lagi pencalonan wali kota,” kata Khofifah disambut tepuk tangan riuh ibu-ibu Muslimat NU, Rabu (26/07/2018) lalu.@sarifa