Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.   
Pengurus AMSI Jatim dilantik di Grahadi
Pengurus AMSI Jawa Timur bersama Gubernur Soekarwo si Gedung Grahadi Surabaya. FOTO: sarifa-LICOM
HEADLINE DEMOKRASI

Pengurus AMSI Jatim dilantik di Grahadi 

LENSAINDONESIA.COM: Puluhan pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Jawa Timur kini resmi terbentuk dan dilantik. Pelantikan digelar di hadapan Gubernur Jatim Soekarwo di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (10/08/2018).

Organisasi perusahaan media khusus siber (cyber) ini dipimpin oleh Ketua Arief Rahman dari media lensaindonesia.com. Ia menegaskan dalam masa kepengurusan periode 2017-2020 ini fokus program yang akan dijalankan adalah meminimalisit berita hoax juga meningkatkan kapasitas media yang telah menjadi anggotanya.

“Kita akan mengadakan pelatihan-pelatihan utamanya untuk cek fakta (kebenaran berita) dan peningkatan kapabilitas serta kapasitas awak media. Karena memang redaksi dan perusahaan di media tidak bisa dipisahkan, harus berjalan bersama. Perusahaan harus sehat dan redaksi diisi oleh orang-orang yang berkualitas dan independen,” ujar Arief Rahman usai pelantikan.

Ia menegaskan AMSI Jatim berkomitmen untuk memerangi berita hoax serta terus menciptakan berita yang berkualitas. Sebab publik berhak mendapatkan berita yang baik.

Pihaknya juga mengapresiasi kepada Pakde Karwo (sapaan akrab Gubernur Jatim) selalu memberikan yang terbaik untuk wartawan di Jatim. Salah satunya memberikan tempat Grahadi kepada AMSI Jatim untuk menyelenggarakan pelantikan.

“Terima kasih sudah memberikan kesempatan kepada AMSI Jawa Timur untuk menyelenggarakan acara di sini. Kami tidak menyangka pelantikan ini dilaksanakan di Grahadi,” imbuh Direktur Utama lensaindonesia.com ini.

Sementara, Pakde Karwo berpesan agar upaya AMSI untuk melakukan uji kebenaran informasi nantinya hasil uji kebenaran harus disampaikan ke masyarakat. Sebab, kemudahan dalam memberikan informasi melalui perkembangan cyber begitu pesat.

“Profesionalisme AMSI harus ditegakkan. Salah satunya dengan melakukan pengecekan kebenaran informasi,” tegas Pakde Karwo.

Menurut gubernur dua periode ini, saat ini media dan teknologi atau dikenal dengan media siber bisa mengarahkan, bahkan juga merekayasa perilaku masyarakat.

Baca Juga:  E-voting, PKS Surabaya gelar pemilu internal tentukan calon wali kota

Karena itu, pelaku atau stakeholdernya juga harus diappraisal sesuai dengan disiplinnya. Misalkan media siber diappraisal profesionalisme dan kompentensi. Begitu juga dengan informasi yang disampaikan harus betul-betul dicek kebenarannya.

“Memang disyaratkan dalam dunia yang bebas itu harus ada yang mengontrol dan memastikan berita itu hoax atau benar. Harus ada tempat untuk merujuk berita tersebut,” pesan orang nomor satu di Jatim.

Karena itu, Pakde Karwo sependapat dengan Pengurus AMSI Pusat maupun wilayah untuk melakukan pengecekan fakta informasi. Apalagi media merupakan tiang keempat pilar demokrasi.

Pada kesempatan yang sama, Dewan Pertimbangan dan Pengawas Organisasi Dwi Eko Lokononto mengatakan keberadaan AMSI akan memperkuat dewan pers, membela marwah dewan pers. Sebagai salah satu bentuk program yang telah dilakukan AMSI yakni mengadakan pelatihan cek fakta melalui kerjasama dengan Google.

“Cek fakta yang paling mudah dilihat dan telah diterapkan ada di halaman dua Jawa Pos,” katanya.

Berdasarkan data Pengurus AMSI Wilayah Jatim, ada sebanyak 43.700 media online berada di seluruh Indonesia. Sedangkan untuk media online di Jatim belum terdata secara detail jumlahnya.

Berikut susunan Pengurus AMSI Wilayah Jawa Timur Periode 2017-2020, Arief Rahman sebagai Ketua, Budi Hartadi sebagai Wakil Ketua I, Miftahul Ulum sebagai Wakil Ketua II, Adi Sasono sebagai Sekretaris, Zulham Mubarak sebagai Wakil Sekretaris I, Eddy Prastyo sebagai Wakil Sekretaris II. Selanjutnya Saptini Darmaningrum sebagai Bendahara, Dian Kurniawan sebagai Wakil Bendahara I dan Nurul Arifin sebagai Wakil Bendahara II.

Sedangkan Dewan Etik terdiri dari Henri Subiakto, Rahmah Ida dan Errol Jonathans.@sarifa