Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Di Bekasi Selatan, warga satu kelurahan selama 30 tahun tak pernah rayakan HUT Kemerdekaan RI
Ibu-Ibu PKK rame-rame semanagat menari di panggug. @foto:sofie
Art & Culture

Di Bekasi Selatan, warga satu kelurahan selama 30 tahun tak pernah rayakan HUT Kemerdekaan RI 

LENSAINDONESIA.COM:  Meski sudah jelang akhir Agustus, warga Kelurahan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Jawa Barat, tetap semangat menggebu-gebu selama merayakan peringatan HUT ke-73  RI . Ternyata, warga di kampung ini selama 30 tahun, baru kali ini memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI.

Rupanya, 30 tahun tak pernah menggelar peringatan HUT RI, warga bernar-benar melampiaskan kerinduannya. Kali ini, suasana di lokasi peringatan pada akhir pekan minggu terakhir Agustus ini, tampak sangat euforia. Mereka seperti tak mempedulikan kreasi kesenian yang mereka tampilkan bukan tergolong ‘wah’, seperti seni tari hingga deklamasi.

Tapi, warga terkesan benar-benar mengekspresikan dengan tulus dan penuh kekeluargaan. Saat tiba pentas musik dangdut ala artis kelurahan mulai digelar, suasana  suka cita warga tampak menyenangkan yang menyaksikan. Warga menikmati pertunjukkan artis local seperti tidak kalah dibanding suasana euforia penonton artis-artis dangdut nasional.  Anak-anak muda pun saling berjoget menikmati suasana merdeka.

“Sebagai bukti rasa syukur kepada Allah SWT atas kemerdekaan bangsa Indonesia dan  bentuk terimakasih kita atas jasa para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan dari bangsa penjajah,” kata Ketua Panitia, H. Poerwanto, Sabtu malam (25/8/2018), kepada LensaIndonesia.com.

Tidak gampang, rupanya, mewujudkan perayaan HIUT Proklamasi RI, setelah 30 tahun absen. Dengan dorongan kuat Lurah Kayuringin Jaya Suryadi,  maka ide dan gagasan menggerlar acara besar itu gayung bersambut dari mulai ketua RW  01 sampai RW 026. Juga didukung LPM, BKM dan Forum Kerukunan RW.

“Ada rasa bangga, kami bisa menyelenggarakan pentas seni ini, dan semua pihak bisa ikut andil. Saling  bergotong royong setelah 30 tahun acara perayaan HUT RI seperti ini tak pernah digelar,” kata Poerwanto.

Baca Juga:  Hari HAM di Bandung, Kemenkumham maksimalkan layanan pengaduan HAM se-Indonesia

Uniknya, pentas seni juga melibatkan ibu – ibu PKK.  “Saya berharap kerukunan dan kekompakan warga menjadi aset pembangunan di Kelurahan Kayuringin. Saya terimakasih kepada semua pihak yang terlibat,” tutup Lurah Suryadi. @sofie