Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
DPR mulai bahas RUU Ekonomi Kreatif, target tuntas 2019 untuk diterapkan pasca pemerintahan Jokowi sekarang
Anang Hermansyah dan isterinya yang setia mendampingi sebagai anggota DPR dari Fraksi PAN. @foto:tribunnews
HEADLINE

DPR mulai bahas RUU Ekonomi Kreatif, target tuntas 2019 untuk diterapkan pasca pemerintahan Jokowi sekarang 

LENSAINDONESIA.COM: Rancangan Undang Undang (RUU) Ekonomi Kreatif, kini pembahasannya di DPR RI mulai dikebut. Undang Undang untuk penguatan dan pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia ini, ditargetkan selesai 2019. Praktis, baru bisa diterapkan pasca pemerintahan Presiden Joko Widodo periode saat ini.

Anggota Komisi X DPR Anang Hermansyah mengatakan, RUU Ekonomi Kreatif ini menjadi satu dari 50 RUU yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2018. RUU ini baru mulai dibahas saat ini, lantaran ada kesepahaman semua fraksi.

“Saya melihat ada kesepahaman semua fraksi di Komisi X untuk memulai pembahasan RUU Ekonomi Kreatif ini,” jelas Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah dalam keterangan persnya, Selasa (28/8/2018).

“Jika tak ada aral melintang, tahun 2019 sebelum DPR periode 2014-2019 berakhir kita memiliki UU Ekonomi Kreatif,” tambah Anang yang komisinya membidangi pemuda dan olahraga, pendidikan, kebudayaan,   pariwisata dan ekonomi kreatif.

Keberadaan UU Ekonomi Kreatif cukup penting dalam pengembangan dan penguatan Ekonomi Kreatif di Indonesia. Menurut Anang, UU tersebut jadi pegangan bagi pemerintahan baru mendatang.

“Saya kira, DPR dan Pemerintah saat ini harus memberikan legacy positif berupa produk UU yang mensupport keberadaan ekonomi kreatif,” kata Anang.

Musisi asal Jember ini menambahkan performa ekonomi kreatif di Indonesia mengalami tren positif dari tahun ke tahun. Seperti tahun 2016, produk domestik bruto (PDB) ekonomi kreatif mencapai Rp 922,58 triliun atau naik dari tahun 2015 yang hanya mencapai Rp. 852,56 Triliun.

“Saya meyakini, dengan dukungan sistem berupa regulasi yang kondusif, performa ekonomi kreatif akan lebih meningkat dan menjadi tulang punggung baru bagi ekonomi kita,” tandas Anang. @licom_09

Baca Juga:  Presiden ajak kaum Ibu ciptakan generasi "jempolan" untuk Indonesia maju