Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Ini kapal sebar pakan bandeng karya mahasiswa FT UI, bantu 110 ribu petani tambak 
Kapal penebar pakan atau pupuk ikan bandeng karya mahasiswa FT UI. @foto:dok.ftui
NEWS

Ini kapal sebar pakan bandeng karya mahasiswa FT UI, bantu 110 ribu petani tambak  

LENSAINDONESIA.COM: Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) jurusan Teknik Mesin berhasil ciptakan sebuah kapal untuk mempermudah distribusi pupuk bagi para pembudidaya ikan bandeng.

Kapal yang diberi nama Milkfish Fertilizer Ship (MFS) ini diproyeksikan mampu membantu lebih dari 110 ribu pekerja tambak bandeng di Indonesia untuk meningkatkan jumlah dan kualitas ikan bandeng.

Selain itu, MFS juga mampu mempersingkat durasi penebaran pupuk yang sebelumnya memerlukan waktu sekitar 6 jam namun dengan menggunakan kapal tersebut bisa lebih efisien berkisar 4 – 4,5 jam.

MFS diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh para pembudidaya ikan bandeng, diantaranya pemberian pupuk yang berlebihan, tidak meratanya pendistribusian pupuk serta jejak kaki penyebar pupuk yang dapat merusak struktur tanah. Permasalahan tersebut berujung pada buruknya kualitas ikan bandeng.

Ketiga mahasiswa Teknik Mesin UI ini adalah Teddy Heriyanto, Yahya Dimas Zakaria, dan Yolanda Rudy Johan di bawah bimbingan Dosen Tenik Mesin UI Dr. Ario Sunar Baskoro.

Selaku ketua tim – Teddy menerangkan, status budidaya bandeng di Indonesia menunjukkan prospek yang baik. Namun sayangnya, biaya yang dikeluarkan untuk budidaya ikan bandeng tergolong masih cukup mahal.  Hal ini dikarenakan pakan yang digunakan bukan pakan alami (pellet).

“Berangkat dari permasalahan tersebut kami akhirnya memutuskan untuk menciptakan alat yang mampu menebar pupuk dengan merata yang berimplikasi pada tumbuh suburnya pakan alami (klekap) pada tambak. Alat ini juga mampu mencegah rusaknya struktur tanah akibat penyebaran secara manual dan semakin mengefisienkan waktu penyebaran pupuk,” jelasnya.

Dengan adanya MFS, pupuk tambak akan terdistribusi dengan baik sehingga tanah tambak tumbuh subur dan menghasilkan pakan alami Bandeng yang berupa klekap, lumut, dan plankton untuk ikan bandeng.

Baca Juga:  DeDurian Park, lokasi shooting Cak Sodik Monata promosikan kota Jombang

Dr. Rifelly Dewi Astuti, SE, MM, Kepala Humas dan KIP Universitas Indonesia dalam siaran persnya rilisnya ini juga menambahkan, diharapkan alat yang berbentuk kapal dua hull ini mampu  meningkatkan budidaya ikan bandeng tanpa mengeluarkan biaya yang cukup mahal.

“Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan mampu mendukung peningkatan program kerja Pemerintah dalam roadmap Pembangunan Kelautan dan Perikanan 2015-2019,” paparnya. @licom_03